Adik Prabowo Diminta Maju Cagub Sulut, Pengamat: Berpeluang Besar untuk Menang

Senin, 25 Maret 2024 – 15:14 WIB
Pengamat politik sekaligus Direktur Eksekutif Indonesia Political Review Ujang Komaruddin Ujang Komaruddin. Foto: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Pengamat politik Universitas Al Azhar Ujang Komarudin angkat bicara terkait munculnya dukungan untuk adik kandung Prabowo Subianto, Hashim Djojohadikusumo, agar maju sebagai calon gubernur (cagub) Sulawesi Utara (Sulut).

Ia menilai munculnya dukungan dari warga Sulut sesuatu hal yang positif. Warga Sulut disebut ingin wilayahnya dibangun dan dipimpin langsung oleh putra asli daerah.

BACA JUGA: Dianggap Bohongi Publik dan Kotori Nama Jokowi, Hashim Djojohadikusumo Dipolisikan

"Kalau bicara Pak Hashim yang dielus-elus untuk masyarakat Sulut itu menjadi sesuatu yang positif dan kebanggan bagi masyarakat Sulut, karena mungkin masyarakat Sulut memanggil Pak Hashim dalam konteks membangun daerah, membangun kampungnya," kata Ujang Komarudin dalam keterangan resmi yang diterima redaksi, Senin (25/3/2024).

Ujang juga menilai Hashim memiliki kapasitas dalam memimpin daerah, khususnya Sulut. Jangan kan Sulut, kata Ujang, Hashim mampu menakhodai Indonesia.

BACA JUGA: Hadiri Peresmian Kantor Prabu, Hashim Djojohadikusumo Paparkan Program Prabowo-Gibran

"Karena Pak Hashim punya kapasitas untuk itu. Bukan hanya mampu membangun Sulut, membangun Indonesia pun bisa dan mampu," kata dia.

Oleh karena itu, Ujang menanggap suatu yang positif jika ada usulan agar Hashim maju sebagai cagub Sulut.

BACA JUGA: Hashim Djojohadikusumo Silaturahmi ke Ponpes Suryabuana, Ini Tujuannya

Ia bahkan menyebut suatu kebanggaan bagi warga Sulut jika Hasyim mau atau berkenan untuk bisa maju menjadi cagub Sulut.

"Karena memang Sulut membutuhkan Pak Hashim dalam konteks membangun Ibu Pertiwi dari daerah, dan di situ juga ada kampung halaman Ibu tercintanya. Dalam konteks itu saya melihat bahwa suatu kebutuhan masyarakat Sulut meminta Pak Hashum maju sebagai calon gubernur Sulut," kata dia.

Di sisi lain, Ujang berkeyakinan Hashim nantinya bisa berkoordinasi dengan Prabowo yang segera dilantik sebagai Presiden ke-8 RI. Pembangunan nasional dipastikan memiliki koneksitas dengan pembangunan Sulut nantinya.

"Dan seandainya jadi Pak Hashim maju sebagai calon gubernur Sulut itu sesuatu yang bagus, positif, dan akan membawa Sulut menuju kesejahteraan, kita tahu bahwa Pak Prabowo kakak kandung dari Pak Hashim sendiri jadi Presiden, jadi dalam konteks koneksitas pembangunan ya pasti akan maju Sulut," kata dia.

Terakhir, Ujang mengaku yakin Hashim berpeluang besar memenangkan Pilkada Sulut jika benar-benar maju sebagai calon gubernur. "Kalau maju ya sangat besar kemungkinan menangnya," kata dia.

Dukungan agar Hashim maju dalam Pilkada Sulut lahir usai Prabowo memenangkan Pilpres 2024. Efek Prabowo dinilai masih sangat terasa di Sulut.

Sehingga, beberapa tokoh masyarakat mengungkapkan pentingnya Prabowo untuk membangun Sulut dan memajukan adiknya Hashim untuk dielus sebagai Gubernur Sulut.

Sulawesi Utara adalah lumbung suara dari Pak Prabowo. Buktinya Sulut memiliki presentasi kemenangan tertinggi di tingkat nasional. Karena masyarakat Sulut sangat bangga punya presiden berdarah kawanua, Ibunya Dora Sigar asli dari Langowan Minahasa.

Untuk itu, Prabowo pasti membangun Sulut menjadi lebih baik, apalagi jika adiknya Hashim Djojohadikusumo mau mencalonkan diri sebagai Gubernur dan jadi.

"Ini pasti sangat menguntungkan bagi Sulut, pembangunan akan maju pesat dan masyarakat pasti akan lebih sejahtera," kata tokoh wirausaha muda Sulut.

Menurut Poli, impian Dr Sam Ratulangi di Bumi Nyiur Melambai ini dapat terwujudkan jika Sulut dipimpin oleh orang kuat, kharismatik, bonafit dan memiliki jaringan yang luas, baik ke pemerintah pusat dan internasional layaknya Hashim.

"Ada banyak sekali calon pemimpin di Sulut, karena tak sedikit orang pintar di Nyiur Melambai ini. Namun, berdasarkan hipotesa saya, kalau Sulut dipimpin oleh Hashim Djojohadikusumo yang memiliki kriteria lengkap yakni pemimpin yang kuat, kharismatik, bonafit dan memiliki jaringan yang luas, baik ke pemerintah pusat maupun internasional,” urai Poli sembari mengatakan bahwa Prabowo Hashim dapat memajukan Sulut di mata dunia layaknya Ibu Kota Nusantara (IKN) sekarang.

"Jika Presiden Jokowi meninggalkan IKN sebagai lagecy-nya untuk Indonesia, maka Prabowo dan Hashim bisa menjadikan Sulut sebagai gerbang Asia Pacific di dunia jadi legacy mereka sebagai putra kawanua terbaik bangsa ini," ucap Poli.(ray/jpnn)

Jangan Sampai Ketinggalan Video Pilihan Redaksi ini:


Redaktur & Reporter : Budianto Hutahaean

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler