Aduh, Pak Ganjar Nyaris Dipukul dengan Kayu

Kamis, 22 April 2021 – 22:29 WIB
Kakek Soyo nyaris memukul Gubernur Ganjar Pranowo dengan kayu. Foto: IG @ganjapranowo

jpnn.com, SEMARANG - Momen menggelitik terjadi kala Gubernur Jateng Ganjar Pranowo menyambangi Panti Asuhan Anak dan Lansia Al Hikmah, Kamis (22/4).

Orang nomor satu di Jawa Tengah itu nyaris dipukul pakai tongkat oleh Kakek Soyo, seorang lansia berusia 75 tahun yang tinggal di panti beralamatkan Jalan Beringin Raya, Ngaliyan, Kota Semarang itu.

BACA JUGA: 5 Berita Terpopuler: Novel Bicara Hukuman Jozeph Paul Zhang dan Pembunuhan, Ada Deretan Fakta 4 Pria

Awalnya, Ganjar datang ke panti asuhan dan langsung disambut puluhan anak dan beberapa lansia. Salah satu di antaranya tampak seorang kakek berdiri dengan tongkat melihat Ganjar dari kejauhan. Ganjar pun menghampiri kakek itu.

Mbah jenengan asale saking pundi?,” tanya Ganjar pada Kakek Soyo.

BACA JUGA: Ganjar Gelar Pertemuan Tutup dengan Tim Pembuat Vaksin Nusantara, Semua Peneliti Enggan Bicara

“Demak, Kampung Jati,” ujar Kakek Soyo.

Asyiknya Ganjar berkomunikasi dengan Soyo, membuat suasana di Panti Asuhan tersebut jadi riuh apalagi, saat Ganjar menggoda Kakek Soyo dengan pertanyaan menggelitik.

BACA JUGA: Ganjar Ajak Masyarakat Jaga Kelestarian Bumi, Begini Caranya

Jenengan sarene teng pundi? kalih sinten? Saya carikan mau?,” seloroh Ganjar pada Soyo.

Mboten pak, piyambak mawon,” kata Soyo sembari mengacungkan jari telunjuknya yang tertekuk.

Sikap Kakek Soyo ini pun memicu tawa gubernur berambut putih itu. Ganjar yang masih tergelak dan tak menyadari kala Kakek Soyo mengangkat tongkatnya dan hendak memukulnya. Sontak aksi kakek Soyo pun dicegah oleh pengasuh panti asuhan.

Ora popo iki kan guyon ya mbah,” tutur Ganjar.

Selain bertemu Kakek Soyo, Ganjar juga bertemu dengan Nenek Sunarti. Menurut pengurus Panti Asuhan Al-Hikmah, Nenek Sunarti sudah tinggal di sana selama 4 tahun.

“Beliau rujukan dari Dinsos, dulu ditemukan sakit di emperan Pasar Peterongan. Dirawat di rumah sakit, lalu setelah sembuh dibawa ke sini,” tutur Ketua Yayasan PA Al Hikmah, Muhammad Muzzamil.

Sebagai informasi, Panti Asuhan Al-Hikmah saat ini dihuni sebanyak 35 anak yatim piatu dan 15 lansia. Panti Asuhan Al-Hikmah terakreditasi untuk merawat Anak Yatim Piatu dan Lansia.

“(Untuk Lansia) Harus ada rekomendasi Dinas, karena tanpa itu kalau misla beliau sakit, kita tidak bisa menggunakan fasilitas PMKS (Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial),” kata Muzzamil. (flo/jpnn)


Redaktur & Reporter : Natalia

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler