Agus Santoso Bersyukur Ganjar Pranowo Menjawab Kesulitan Warga

Jumat, 14 Januari 2022 – 22:56 WIB
Gubernur Ganjar Pranowo memeriksa pengelolaan air bersih. Foto: IG @ganjarpranowo

jpnn.com, MAGELANG - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo kembali menjawab kegelisahan dan kesulitan warganya. Kali ini dia menjawab permintaan warganya yang kesulitan air bersih.

Hal itu diungkapkan Agus Santoso (50), seorang warga Sugihmas, Magelang yang masih ingat betul bagaimana sulitnya mendapat air bersih untuk keperluan sehari-hari.

BACA JUGA: Ganjar Pranowo Geregetan Masih Ada Guru Sebar Hoaks soal Pemerintah

Hampir tiap hari, dia harus pulang pergi ke sungai untuk mengambil air dan memikulnya ke rumah.

Pada 2018 lalu, Agus Santoso bersama warga memberanikan diri menyampaikan uneg-uneg tentang sulitnya air bersih itu pada Ganjar. 

BACA JUGA: Ganjar Pranowo Mendadak Minta Sopir Menghentikan Mobil, Lihat yang Dilakukannya

Saat itu, Ganjar memang sedang berkunjung ke desa tersebut. Ternyata keluhan warga itu membuahkan hasil.

Pemprov Jateng bekerja sama dengan Pemkab Magelang menggunakan anggaran dana desa bergerak untuk membangun saluran air bersih sampai ke Desa Sugihmas.

BACA JUGA: Ada Sinyal untuk Ganjar dan Puan di Pidato Megawati

Agustus 2021 lalu, proyek itu selesai. Kini, mereka bisa menikmati air bersih dengan tenang.

Ucapan terima kasih langsung disampaikan Agus Santoso dan ratusan warga lain ke Ganjar.

Hari ini, Jumat (14/1), Ganjar kembali datang ke Desa Sugihmas dan menengok proyek pembangunan saluran air itu.

"Terima kasih Pak Ganjar, sekarang air sudah mengalir lancar. Ini berkat panjenengan, ini dulu yang kami usulkan ke Bapak saat ke sini 2018," kata Agus.

Ganjar pun terlihat sEmringah melihat warganya kini telah lepas dari kesulitan air bersih. 

Dia bahkan memeriksa secara langsung tandon penampungan air, hingga panel surya penggerak pompa air yang dibangun dari bantuan Pemprov Jateng.

"Wah ini yang diusulkan dulu ya, alhamdulillah sudah selesai. Jadi warga sudah aman ya untuk persoalan air," tanya Ganjar pada warga.

Ganjar pun mampir ke salah satu rumah warga. Dia memutar keran air yang ada di depan rumah itu. Air langsung mengalir dengan deras, saat tuas keran diputar Ganjar.

"Saya ingat saya ke sini 2018. Waktu itu disambati warga karena daerah ini sulit sekali air. Kita coba berikhtiar, dan menemukan sumber air ada di desa bawah," kata Ganjar.

Waktu itu cukup sulit menemukan cara mengalirkan air dari bawah ke Desa Sugihmas yang terletak di atas.

Akhirnya, dengan kolaborasi yang baik antara Pemprov Jateng, Pemkab Magelang dan Desa Sugihmas, air daru sumber di desa bawah di sedot ke atas menggunakan mesin.

"Ini effort-nya luar biasa, karena harus ada tiga tandon. Air dari bawah dipompa naik ke tandon satu, dipompa lagi ke tandon dua dan dipompa ke tandon terakhir. Setelah itu, baru air bisa disalurkan ke warga," jelasnya.

Meski lama dan cukup rumit, tetapi ikhtiar itu kini membuahkan hasil. Ganjar sangat senang, karena warga sudah tidak perlu repot mengambilr air dari sungai menggunakan derigen.

"Kalau dulu harus angkat-angkat jerigen dari sungai, apalagi kalau kemarau itu sulit betul. Insyaallah mulai sekarang sudah terpenuhi. Sejak 2018 diusulkan kemudian kami berikhtiar dan sekarang warga bisa mendapat manfaat," imbuhnya.

Sementara itu, Kades Sugihmas, Srianto mengatakan, memang sejak dulu desanya kesulitan air bersih. Jika musim kemarau, warga harus mengambil air jauh dari desa.

"Maka kami terima kasih pada Pak Ganjar karena telah membantu warga kami dengan bantuan ini. Sekarang sudah lebih dari 500 kepala keluarga yang sudah memasang air bersih ini. Kami kenakan tarif cukup murah, yakni Rp1.000 perkubik dan abodemen Rp1.000," ucapnya. (flo/jpnn)

Yuk, Simak Juga Video ini!


Redaktur & Reporter : Natalia

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler