Agustiar Sabran Bakal Menggelar Gebyar Ramadan Berkah Jilid III

Kamis, 23 Maret 2023 – 20:19 WIB
Politikus PDI Perjuangan Agustiar Sabran. Foto: source for JPNN

jpnn.com - JAKARTA - Anggota Komisi III DPR RI Agustiar Sabran mengajak seluruh masyarakat untuk bersyukur karena Ramadan tahun ini datang di saat kondisi Indonesia sudah jauh lebih baik ketimbang masa pandemi Covid-19.

Dua tahun belakangan ini Ramadan harus dilakoni dengan menjalankan protokol kesehatan yang ketat.

BACA JUGA: Aturan Makan dan Minum di Transjakarta selama Ramadan

"Saya ingin mengucapkan marhaban ya Ramadan, selamat menunaikan ibadah puasa. Mohon maaf lahir dan batin. Semoga kita semua senantiasa dilimpahkan rahmat dari dan dijauhkan dari penyakit dan bencana," kata Agustiar.

“Tahun ini adalah Ramadan dan insyaallah Idulfitri pertama tanpa pembatasan, setelah tiga tahun berturut-turut disertai dengan berbagai pembatasan akibat pandemi Covid-19," imbuhnya.

BACA JUGA: Makna Isra Mikraj di Tahun Politik Buat Agustiar Sabran PDIP


Agustiar Sabran. Foto: source for JPNN

Dia mengajak umat Islam menghiasi Ramadan ini dengan membaca Al-Qur'an yang merupakan pedoman hidup manusia, khususnya muslim.

BACA JUGA: Pesan Agustiar Sabran untuk Insan Pers, Singgung soal Keseimbangan Negara

"Allah menurunkan Al-Qur'an untuk membedakan antara yang benar dan yang salah. Al-Qur'an juga merupakan sebuah mukjizat yang tidak akan bisa ditandingi," katanya.

"Sebagai umat Islam, tentu wajib mengimani dan mempercayai isi Al-Qur'an," tuturnya.

Politikus PDI Perjuangan itu mengungkapkan ibadah puasa Ramadan merupakan sarana menempa diri.

Dia juga berpesan agar umat Islam menjalankan seluruh ibadah Ramadan hanya untuk mendapatkan berkah dari bulan suci.

"Apa pun yang dilakukan, baik puasanya itu sendiri maupun berbagai macam fadhailul a’mal selama Ramadan, ini semua dimaksudkan untuk mengambil berkah sebesar-besarnya dan sungguh-sungguh menempa ketakwaan kepada Allah," ujarnya.

Pria yang juga menjabat Ketua Harian PB Percasi itu mengajak seluruh umat Islam di Indonesia agar menjadikan Ramadaan sebagai bulan untuk menjaga persatuan, memperbanyak sedekah, dan menghindari perilaku konsumtif.

"Ramadan juga merupakan momentum bagi umat Islam untuk melakukan penguatan solidaritas kemanusiaan serta momentum untuk memperkuat ukhuwah islamiyah, ukhuwah wathaniyah, dan ukhuwah insaniyah," kata Agustiar.

“Saya mengharapkan Ramadan kali ini bisa menjadi momentum untuk meningkatkan ketakwaan," imbuhnya.

Agustiar yang juga merupakan Ketua Dewan Adat Dayak (DAD) Kalimantan Tengah (Kalteng) akan menggelar Gebyar Ramadan Berkah jilid tiga.

Dalam acara itu, Agustiar mengajak seluruh ormas berkolaborasi agar Gebyar Ramadan lebih meriah dan memberikan manfaat kepada umat Islam dan masyarakat Kalteng umumnya.

"Ini selaras dengan terus terjalinnya silaturahmi dan kolaborasi dalam berbagai kegiatan. Akan memperkuat kesatuan dan kesatuan serta kerukunan sesuai Falsafah Huma Betang. Juga dapat menangkal hal negatif di Bumi Pancasila, Tanah Berkah Kalimantan Tengah,” katanya. (*/jpnn)

Simak! Video Pilihan Redaksi:


Redaktur & Reporter : Mufthia Ridwan

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler