Ahmad Jani Tewas Tertembak Rekan Sendiri di Bali

Selasa, 21 April 2020 – 01:30 WIB
Polisi menyita senapan angin yang digunakan pelaku saat menembak korban, di Badung, Bali. Senin, (20/4/2020). Foto: ANTARA/HO-Humas Polres Badung

jpnn.com, BALI - Ahmad Jani, 26, asal Jember, Jawa Timur, meninggal dunia secara mengenaskan, Minggu,19 April 2020 pukul 12.30 WITA.

Ia tewas tertembak senapan angin rekannya bernama Asmar, 18, di sebuah proyek gedung TK, Kecamatan Petang, Kabupaten Badung, Bali.

BACA JUGA: Info Terbaru dari Polisi Soal Jemaah yang Tiba-tiba Tewas Terkapar saat Salat

"Kejadiannya itu pada hari Minggu,19 April 2020 pukul 12.30 WITA, korban ditembak ketika berada di kamarnya sambil menelepon. Kemudian, korban mengalami luka pada bagian lambung sebelah kiri. Setelah dibawa ke rumah sakit, korban dinyatakan meninggal pada Senin, 20 April 2020 pukul 03.30 WITA, setelah mendapatkan tindakan operasi," ujar Kasubbag Humas Polres Badung Iptu I Ketut Oka Bawa, usai dikonfirmasi, di Denpasar, Senin.

Ia mengatakan pemilik senapan angin jenis pompa kaliber 4,5 mm atas nama Rahman (30) beralamat di Lumajang, dan saat ini keberadaannya di Denpasar, dengan status kepemilikan senapan itu untuk dipakai hiburan.

BACA JUGA: Tepergok Mencuri 5 Kilogram Beras karena Kelaparan, Atek Malah Dapat Berkah Tak Terduga dari Polisi

Kejadian bermula pada Minggu (19/4) sekitar pukul 12.30 WITA, saat saksi bernama IH sedang beristirahat di belakang Kantor Desa Petang dan melihat burung di atas pohon kelapa, lalu mengambil senapan angin dan diisi peluru. Tapi, belum sempat tertembak, burung tersebut sudah terbang.

Oka menjelaskan bahwa IH kemudian mengarahkan tembakannya ke arah pohon kelapa, tetapi senapan tersebut tidak berbunyi. "Peluru saat itu tidak mau keluar dan sudah dicoba sebanyak tiga kali ditembakkan, namun peluru tidak keluar, selanjutnya senapan tersebut diletakkan di atas meja di belakang kantor desa," katanya lagi.

Selanjutnya, saat IH bersama korban duduk di depan teras kantor desa, tidak lama pelaku datang dan bertanya kepada IH ada atau tidak peluru di dalam senapan tersebut.

"Dari keterangan saksi IH, pelaku ini datang dan berkata "apakah senapan angin itu isi pelurunya? " dan dijawab oleh saksi “berisi", kemudian pelaku berkata lagi "jangan kamu bilang kepada siapa pun senapan tersebut saya tembakkan Ahmad Jani (korban)”, kemudian pelaku kembali bekerja, sedangkan saksi dan rekan kerja lainnya membawa korban menuju puskesmas petang dan dirujuk ke Rumah Sakit Mangusada, Badung," ujarnya.

BACA JUGA: Empat Pasangan Bukan Muhrim Tepergok Tengah Berbuat Terlarang di Kamar Hotel

Oka mengatakan bahwa untuk motif penembakan saat ini belum diketahui dan pelaku masih dalam proses pengejaran.(antara/jpnn)


Redaktur & Reporter : Budi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag

Terpopuler