Ahmad Yani Mengaku Nyaris Ditangkap Bareskrim, Mabes Polri Bilang Begini

Kamis, 22 Oktober 2020 – 17:36 WIB
Ahmad Yani. Foto: dokumen JPNN.Com

jpnn.com, JAKARTA - Salah satu pentolan Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) Ahmad Yani mengaku nyaris ditangkap penyidik Bareskrim Polri pada Senin (19/10) malam.

Mabes Polri pun langsung membantah kabar penangkapan tersebut.

BACA JUGA: KSAD Andika: Kapan Saja Kami Siap Bantu Tentara Darat Brunei

Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Awi Setiyono mengatakan, yang sebenarnya terjadi adalah upaya pemanggilan terhadap Ahmad Yani, bukan penangkapan.

“Jadi, pada intinya kemarin Direktorat Siber Bareskrim sudah menyiapkan pemanggilan rencananya hari Jumat besok itu, nanti kami lihat,” kata Awi kepada wartawan, Kamis (22/10).

BACA JUGA: Sakit Hati Diputus Pacar, Kurniawan Paksa Wul ke Kos-kosan, Terjadilah

Menurut Awi, pihaknya masih berupaya mengonfirmasi Bareskrim Polri terkait surat panggilan yang dilayangkan kepada Ahmad Yani.

“Kemarin saya terputus untuk informasi berikutnya, sudah terkirim atau belum (surat) pemanggilannya. Tentunya nanti sama-sama kalau memang ada perkembangan akan kami sampaikan,” beber Awi.

BACA JUGA: Giliran Tiga Aktivis KAMI Jawa Barat Ditahan Polisi, Ini Kasusnya

Jenderal bintang satu itu membantah bahwa ada surat penangkapan untuk Ahmad Yani.

Awi hanya membenarkan bahwa ada rencana pemanggilan Ahmad Yani sebagai saksi.

“Yang kami tahu tiga hari yang lalu penyidik sudah menyiapkan surat penggilan untuk hari Jumat besok,” tambah Awi.

Lulusan Akpol 1992 itu menyebut Ahmad Yani diperiksa sebagai saksi untuk para tersangka kasus ujaran kebencian dan penghasutan yang berasal dari KAMI.

“Diperiksa untuk pengembangan kasus dari saudara AP (Anton Permana),” tandas Awi. (cuy/jpnn)

Jangan Sampai Ketinggalan Video Pilihan Redaksi ini:


Redaktur & Reporter : Elfany Kurniawan

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler