Ahok Akan Beri Pelajaran Khusus di Sekolah Partai PDI Perjuangan

Jumat, 22 November 2019 – 20:48 WIB
Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. Foto: ANTARA/Wisnu Adhi

jpnn.com, JAKARTA - PDI Perjuangan mewajibkan anggota legislatifnya menerapkan ideologi Pancasila dalam setiap menjalani fungsi kedewanan.

Setiap anggota dewan dari partai yang dipimpin Megawati Soekarnoputri itu juga harus melaksanakan fungsinya sesuai dengan visi-misi Joko Widodo - Ma'ruf Amin.

BACA JUGA: Erick Thohir: Ahok Harus Mundur dari PDIP, Itu sudah Klir

Hal ini disampaikan Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Ideologi dan Kaderisasi Djarot Saiful Hidayat.

Dua garis besar itu ditekankan dalam Sekolah Partai Pimpinan Dewan tingkat provinsi dan kabupaten atau kota se-Indonesia Gelombang I di Wisma Kinasih, Depok, Jumat (22/11). Hadir dalam acara itu 120 pimpinan DPRD dari tingkat provinsi, kabupaten dan kota.

BACA JUGA: Erick Ungkap Alasan Jokowi Pilih Ahok jadi Komisaris Utama Pertamina

"Tujuan kami adalah memberikan pembekalan kepada seluruh pimpinan dewan, termasuk apa yang menjadi tugas dan kewajibannya. Tujuan bagaimana mereka semua benar-benar bisa mengaplikasikan ideologi Pancasila dan untuk bagaimana mewujudkan visi-misi Presiden Jokowi - Ma'ruf Amin hingga sampai ke daerah," kata Djarot di sela-sela pembukaan sekolah partai tersebut.

Mantan Gubernur DKI Jakarta ini menilai setiap kebijakan yang dibangun di daerah harus selaras dengan pemerintah pusat. Dengan begitu, program-program yang disusun di pusat bisa dijalankan tanpa hambatan di daerah-daerah.

"Ada kesatuan, ada sinergi untuk percepatan perwujudan pencapaian visi-misi secara nasional," jelas dia.

Dalam sekolah partai ini, kata Djarot, pimpinan dewan juga diajari cara berkomunikasi dengan eksekutif. Tujuannya agar pimpinan legislatif bisa segera menyelesaikan kebutuhan rakyat.

"Kami mempunyai bekal yang cukup untuk benar-benar turun ke bawah menyelesaikan persoalan-persoalan yang dihadapi oleh masyarakat di wilayahnya masing-masing," kata dia.

Lebih lanjut kata Djarot, pihaknya juga memberikan pendidikan bagaimana menggunakan anggaran. Djarot menekankan di PDIP diharamkan korupsi atau kongkalikong dengan pengusaha, apalagi dalam menyusun kebijakan.

"Saya nanti akan memberikan materi tentang bagaimana merumuskan APBD yang berpihak pada rakyat dengan sistem elektronik budgeting. Termasuk Pak Ahok juga nanti akan memberikan pada hari besok," tegas Djarot.

Dalam sekolah partai ini, hadir Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri dan Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto. Presiden Kelima RI ini rencananya akan membuka sekolah partai.

Selain Megawati, hadir juga Ketua DPP PDIP di antaranya Puan Maharani, Djarot Saiful Hidayat, Ribka Tjiptaning dan Hamka Haq. Sejumlah anggota DPR RI dari PDI Perjuangan juga turut hadir. Di antaranya Rieke Diah Pitaloka, Ribka Tjiptaning, Charles Honoris, Aria Bima, dan Utut Adianto. (tan/jpnn)


Redaktur & Reporter : Fathan Sinaga

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler