Ahok dan Anies Harus Lebih Pintar Merebut Hati Wanita

Sabtu, 04 Maret 2017 – 20:22 WIB
Ilustrasi. Foto: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com - jpnn.com -Kaum perempuan tercatat lebih banyak menggunakan hak pilihnya pada putaran pertama pemilihan Gubernur DKI Jakarta, 15 Februari lalu. Tercatat mencapai 2.757.499 jiwa. Sementara pemilih pria hanya 2.600.143 jiwa.

‎Fakta tersebut menurut Divisi Pendidikan Politik Komite Independen Pemantauan Pemilu (KIPP) Indonesia Nayla Indah, memerlihatkan bahwa pemilih perempuan sangat menentukan kemenangan pasangan calon yang ada.

BACA JUGA: Putaran Dua Pilkada DKI Tidak Ada Perubahan Nomor Urut

"Jadi ‎paslon yang bisa menggoda dan merebut hati kaum hawa, bisa dikatakan sudah mengantongi separuh kemenangan. Untuk itu dua paslon Gubernur DKI saya kira penting merebut suara pemilih, khususnya kaum hawa," ujar Nayla di Jakarta, Sabtu (4/3).

‎Menurut Nayla, ‎untuk bisa merebut suara pemilih perempuan, paslon harus rajin mengkomunikasikan program-programnya. Terutama terkait kebutuhan kaum perempuan.

BACA JUGA: PDIP Dekati PAN dan PKB, Keputusannya...

"‎Cara lain, paslon maupun tim kampanyenya, harus aktif mengatasi apatisme politik kaum hawa. Paslon disarankan ‎melaksanakan kegiatan-kegiatan kontra apatisme politik pada kaum perempuan," ucap Nayla.

Untuk hal ini, paslon kata Nayla, perlu terlebih dahulu mengetahui, apatisme hadir antara lain karena merasa aktivitas politik merupakan ancaman terhadap berbagai aspek kehidupan. Selain itu juga dipandang sebagai pekerjaan yang sia-sia.

BACA JUGA: PDIP Optimistis Basis Suara Agus Beralih ke Ahok

"Paslon ‎harus meyakinkan, bahwa aktivitas politik bukan merupakan ancaman dan merupakan kegiatan yang bermanfaat. (gir/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Ada Paslon DKI Tawarkan Program Hanya Demi Popularitas


Redaktur & Reporter : Ken Girsang

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler