Ahok-Djarot Terkerek Lagi, Maruarar Acung Jempol ke Prasetyo Edi

Kamis, 15 Desember 2016 – 18:41 WIB
Politikus PDI Perjuangan Maruarar Sirait dan kader Golkar Indra J Piliang dalam diskusi tentang hasil survei LSI di Hotel Century Atlet Jakarta, Kamis (15/12). Foto: RMO/JPG

jpnn.com - JAKARTA - Hasil kajian Lembaga Survei Indonesia (LSI) terkini soal elektabilitas calon pada pilkada DKI membuat kubu Basuki T Purnama-Djarot S Hidayat semakin percaya diri. Pasalnya, elektabilitas duet yang dikenal dengan sebutan Ahok-Djarot itu bahkan mengalami rebound setelah sempat tergerus.

Merujuk pada hasil survei LSI terhadap 800 responden yang dipublikasikan di Jakarta, Kamis (15/12), Ahok-Djarot memiliki elektabilitas 31,8 persen, atau tertinggi dibanding dua pasangan calon lainnya. Duet Agus Yudhoyono-Sylviana Murni memiliki elektabilitas 26,5 persen, sedangkan Anies Baswedan-Sandiaga Uno sebesar 23,9 persen.

BACA JUGA: Jubir Agus-Sylvi Sebut Tangisan Ahok Drama

Padahal, sebelumnya elektabilitas Ahok yang di atas 50 persen pada Mei-Juni lalu sempat terpuruk hingga hampir setengahnya pada November silam. Tapi berdasar survei LSI terkini, kinerja Ahok-Djarot selama memimpin DKI telah mengangkat tingkat kesukaan yang berbanding lurus dengan elektabilitas.

Direktur Eksekutif LSI Dodi Ambardi mengatakan, kinerja Ahok-Djarot menjadi pertimbangan utama pemilih duet bernomor urut dua itu. “”Inilah yang menjadi sebab elektabilitas Ahok rebound dibanding bulan lalu,” ujarnya dalam jumpa pers hasil survei LSI bertajuk Likebility is Electability; Kualitas Personal Calon Dalam Pilkada DKI Jakarta Pasca Insiden Al-Maidah di sebuah hotel di kawasan Senayan, Kamis (15/12).

BACA JUGA: Agus Menang Ganteng, Ahok Tegas, Anies Santun

Politikus muda PDI Perjuangan Maruarar Sirait yang hadir pada diskusi tentang hasil survei LSI itu pun merasa happy. “Ini menjadi bukti  masyarakat Jakarta sangat rasional dan objektif,” ujar Maruarar yang juga hadir dalam diskusi tentang paparan survei LSI itu.

Menurutnya, masyarakat juga melihat adanya perubahan sikap Ahok. “Lebih santun,” ujar anggota DPR yang lebih akrab disapa dengan panggilan Bang Ara itu.

BACA JUGA: Ahok Paling Jeblok Soal Kesantunan

Meski demikian Ara juga tak menampik peran tim pemenangan Ahok-Djarot dalam mendongkrak elektabilitas kandidat yang diusung PDIP, Golkar, Hanura dan NasDem itu. Menurutnya, kekompakan dan gotong royong di dalam tim pemenangan Ahok-Djarot yang dipimpin Prasetyo Edi Marsudi membuahkan hasil positif.

“Kita semakin kuat gotong royong untuk memenangkan Ahok-Djarot. Kita apresiasi ketua tim, Pak Prasetyo Edi Marsudi yang membuat tim solid dan kompak,” tuturnya.

LSI menggelar survei pada 3-11 Desember 2016. Ada 800 responden yang semuanya warga DKI Jakarta dan sudah memiliki hak pilih.

Metode surveinya adalah multistage random sampling dengan sampel dari seluruh kecamatan yang terdistribusi secara proposional. Margin of error survei itu kurang lebih 3,5 persen pada tingkat kepercayaan sebesar 95 persen.(cr2/JPG/ara/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Survei LSI: Mas Agus Paling Tak Bersih


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler