AHY Dianggap Blunder Serang Jokowi Lewat Insfrastruktur, Coba Bandingkan era Ayahanda SBY

Rabu, 21 September 2022 – 14:24 WIB
Pengamat Politik Adi Prayitno. Foto: Dokpri for JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Pengamat politik Adi Prayitno menilai Ketum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) membuat blunder besar ketika mengkritik Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada sisi infrastruktur.

Menurut Adi, survei menunjukkan masyarakat puas dengan hasil pembangunan di pemerintahan Jokowi. Dan jika dibandingkan dengan rezim Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), pembangunan era Jokowi lebih masif.

BACA JUGA: Terungkap, Kader Demokrat Ingin Anies - AHY Berduet di Pilpres 2024

"Menyerang Jokowi dari segi pembangunan infrastruktur blunder besar," kata dia melalui layanan pesan, Rabu (21/9).

Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia itu mengatakan tulang punggung Jokowi selama ini adalah infrastruktur. Elektabilitas kuat kepala negara bahkan ditopang oleh pembangunan.

BACA JUGA: Dibandingkan AHY soal Kinerja Jokowi dengan SBY, Respons Gibran Begini

"Tingkat kepuasan tinggi terhadap Jokowi sebenarnya didasarkan pada pembangunan infrastruktur," kata Adi.

Soal infrastruktur, katanya, pembangunan tol selama dua periode pemerintahan Jokowi tercatat 1.540,1 KM di seluruh Indonesia.

BACA JUGA: Duet Anies-AHY di Pilpres 2024 Bisa Terjadi, Asalkan Syaratnya Begini

"Itu dapat diselesaikan dengan kurun waktu tujuh tahun," ungkap Adi.

Dia lantas membandingkan pembangunan tol semasa rezim Susilo Bambang Yudhoyono atau SBY yang tercatat 189,2 KM.

"Rampung setelah pembangunan sepuluh tahun," ujar Dosen Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah, Jakarta itu.

Adi melanjutkan dari sisi pembangunan atau konstruksi bandara juga mencolok perbedaan antara era Jokowi dengan rezim SBY.

Adi mencatat sebanyak 24 pembangunan bandara rampung semasa dua periode pemerintahan SBY.

"Kemudian pada masa Jokowi sebanyak 29 konstruksi bandara telah selesai dilakukan dan infonya menargetkan sembilan konstruksi bandara lagi akan selesai pada 2023," ujarnya.

Adi bahkan membandingkan pembangunan era Jokowi sebanyak 12 selama tujuh tahun. Angka itu bisa meningkat menjadi 27 pada 2024.

"Sementara itu, pada masa SBY baru 14 dalam rentang sepuluh tahun," ungkapnya.

AHY sebelumnya membanggakan pembangunan infrastruktur era SBY saat alumnus Akmil 2000 itu berpidato di Rapimnas PD di Jakarta, Kamis (15/9).

AHY mengatakan infrastruktur di Indonesia sebenarnya sudah dimulai sejak era pemerintahan sebelumnya.

"Ada yang mengatakan misal, zaman dulu enggak ada pembangunan infrastruktur. Nyatanya banyak," ucap AHY, Kamis (15/9).

AHY menyebut pembangunan era SBY dilakukan dengan perencanaan hingga eksekusi.

Dari situ, lanjut dia, proyek-proyek era SBY banyak selesai Ketua Majelis Tinggi PD itu tidak lagi menjabat orang nomor satu di RI.

"Ya, kami enggak perlu juga diapresiasi, tetapi jangan mengatakan, ini kehebatan kita, satu tahun gunting pita," ungkapnya. (ast/jpnn)

Jangan Sampai Ketinggalan Video Pilihan Redaksi ini:

BACA ARTIKEL LAINNYA... AHY Membandingkan Kinerja SBY dan Jokowi, Gibran: Tidak Apa-apa, Malah Bagus


Redaktur : Fathan Sinaga
Reporter : Aristo Setiawan

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler