AirAsia Group Berencana Buka Layanan Taksi Terbang dan Pengiriman Drone

Senin, 08 Maret 2021 – 09:04 WIB
Bendera Malaysia. Foto: YouTube

jpnn.com - AirAsia Group Bhd Malaysia berencana meluncurkan layanan taksi udara dan pengiriman drone, sebagai bagian dari diversifikasi bisnis perusahaan.

Mengutip dari Reuters, menurut CEO perusahaan, hal tersebut dikarenakan maskapai "budget" itu berusaha untuk mempercepat pemulihan diri akibat hantaman pandemi virus COVID-19.

BACA JUGA: AirAsia Kembali Operasikan Rute Bali-Labuan Bajo dan Jakarta-Semarang

Sebagai bagian dari upaya diversifikasi grup, mereka juga bertujuan untuk meluncurkan layanan ride-hailing bulan depan karena COVID-19 terus melanda perjalanan udara.

"Taksi udara akan memiliki seorang pilot dan empat kursi. Saat ini, tim kami sedang mengerjakan layanan yang akan datang ini oleh AirAsia," kata Chief Executive Tony Fernandes di Youth Economic Forum 2021, kantor berita negara Bernama melaporkan.

BACA JUGA: Review Realme Narzo 30A: Hp Sejutaan Buat Main Gim, Joss!

Layanan tersebut akan mulai beroperasi dalam waktu sekitar 18 bulan, kata Fernandes.

Dia juga mengumumkan bahwa unit logistik maskapai Teleport, yang saat ini sedang menguji layanan pengiriman drone perkotaan dengan perusahaan yang didukung pemerintah Pusat Inovasi dan Kreativitas Global Malaysia (Malaysian Global Innovation and Creativity Centre / MaGIC), akan melakukan pengiriman komersial pertamanya pada akhir tahun ini.

BACA JUGA: Informasi Layanan Rapid Test, Antigen dan PCR untuk Calon Penumpang AirAsia

“Ide itu muncul tiga minggu lalu dan sekarang jadi kenyataan,” tulisnya di Instagram.

Fernandes mengatakan grup perusahaan sedang memulihkan diri dari dampak pandemi, dan telah menggunakan kesempatan itu untuk mempercepat transformasi digitalnya, dikutip dari Bernama.

Maskapai yang kesulitan, yang melaporkan kerugian kuartalan kelima berturut-turut pada November, telah berusaha untuk mengumpulkan 2,5 miliar ringgit (613,95 juta dolar AS) dari pinjaman dan investor.

Bulan lalu, ia mengatakan 33 persen sahamnya di unit Jepang, yang berhenti beroperasi Oktober lalu telah memulai proses kebangkrutan. (antara/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... TOP! AirAsia Indonesia Raih Peringkat Terbaik untuk COVID-19 Health Ratings  


Redaktur & Reporter : Rasyid Ridha

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler