Ajak Masyarakat Memilih, Hasto Bandingkan Pemilu Sekarang dengan Era Orba

Selasa, 16 April 2019 – 21:19 WIB
Sekretaris Tim Kampanye Nasional Joko Widodo - Ma'ruf Amin (TKN Jokowi - Ma'ruf) Hasto Kristiyanto bersama sejumlah tokoh masyarakat saat tiba di Bandara Komodo, NTT, Rabu (10/4). Fathan Sinaga/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mendorong masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya di Pemilu 2019. Menurutnya, tak ada lagi alasan bagi masyarakat untuk golput. Sebab, demokrasi di Indonesia sudah sangat berkembang dan menjunjung transparansi.

"Berbeda dengan masa Orde Baru ketika seluruh hasil-hasil Pemilu sudah dilakukan rekayasa politik, sehingga seluruh hasilnya sudah bisa diperkirakan," ujar Hasto di Kantor DPP PDI Perjuangan, Jakarta Pusat, Selasa (16/4).

BACA JUGA: Kejujuran Modal Utama Mewujudkan Pemilu Damai, Aman dan Sejuk

Menurutnya, masyarakat tak perlu khawatir kondisi pemilu Orde Baru yang terus memenangkan Soeharto itu. Sebab saat ini sistem demokrasi Indonesia telah matang dan sulit untuk berbuat curang.

BACA JUGA: PDIP Jadikan Rumah Megawati untuk Pusat Pemantauan Quick Count Pemilu 2019

BACA JUGA: Danlanal Yogyakarta dan Kapolda DIY Gelar Patroli Bersama

Dari segi partisipan sendiri, demokrasi Indonesia sangat dinamis. Tak ada lagi yang mono loyalitas pada seorang calon, apalagi menggerakkan Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk tidak netral.

"Apa pun dengan tanggung jawab kita sebagai warga negara akan menentukan arah masa depan bangsa," ujar Hasto.

BACA JUGA: Kapolri Bilang Pemilih Masih Boleh Mencoblos Lewat Jam 13.00 WIB

Sekretaris Tim Kampanye Nasional Jokowi - Ma'ruf ini mengajak masyarakat bersama-sama mewujudkan demokrasi, dengan cara tidak golput. Hasto juga mengingatkan para kader berlaku serupa. "Hak untuk memilih harus digunakan sebagai kewajiban warga negara," pungkas Hasto. (tan/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Diserang Hoaks Jelang Pencoblosan, Novita Dewi Mengaku Ikhlas


Redaktur & Reporter : Fathan Sinaga

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler