Ajak Perantau Memajukan Sumedang, Brigjen Tatang Subarna: Jangan Pulang Saat Hendak Dikubur

Senin, 15 Januari 2024 – 13:10 WIB
Sesepuh para perantau yang tergabung dalam Diaspora Sumedang Brigjen Tatang Subarna (kanan) saat melakukan silaturahmi dengan Pj Bupati Sumedang Herman Suryatman. Foto: Dokumentasi Humas Pemkab Sumedang

jpnn.com, SUMEDANG - Brigadir Jenderal TNI Tatang Subarna mengajak para perantau asal Kabupaten Sumedang untuk tidak melupakan kampung halaman mereka.

Jenderal kelahiran Sumedang yang kini menjabat sebagai Kepala Staf Kodam (Kasdam) Jaya menyampaikan hal tersebut setelah melaksanakan silaturahmi dan konsolidasi dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumedang, Minggu (14/1).

BACA JUGA: Perayaan Pergantian Tahun Baru Aman Terkendali, Pj Bupati Sumedang Sampaikan Apresiasi

"Setinggi-tingginya burung terbang pasti akan pulang ke kandangnya. Suatu saat akan kembali ke kampung halamannya," kata Brigjen Tatang Subarna.

BACA JUGA: Cepat Tanggap Bencana, BRI Salurkan Bantuan Bagi Korban Terdampak Gempa Sumedang

Dia juga berpesan kepada para perantau untuk pulang membangun dan memajukan kampung halamannya di Sumedang.

"Mumpung keur jeneng keneh geura balik, geura majukeun lembur, ulah datang engke pas rek dikubur ngan saukur ngaripuhkeun batur," ujar Tatang dalam logat bahasa Sunda Sumedang.

BACA JUGA: Di Hadapan Sandiaga, Herman Nyatakan Siap Jadikan Sumedang Destinasi Wisata Kelas Dunia

Artinya, selagi masih ada kesempatan segera pulang dan memajukan kampung halaman, jangan datang atau pulang kampung halaman nanti saat hendak dikubur yang hanya merepotkan saudara atau orang.

Tatang Subarna menyampaikan tujuannya melakukan silaturahmi dan konsolidasi ke Sumedang yang notabene merupakan kampung halamannya tiada lain untuk berkontribusi bagi daerah ini.

"Kami sudah ngobrol dengan pemda, membahas masalah terlebih dahulu dan memperkenalkan diri untuk berbuat sesuatu sebagai tanda 'kanyaaah'," terangnya.

Selain itu, mantan Dandim 1705/Nabire itu berkomitmen untuk terus mendorong Diaspora Sumedang dari berbagai profesi yang saat ini berada di luar daerah agar dapat berkontribusi dalam memajukan Sumedang.

"Kami orang Sumedang terlalu lama berada dari suatu tempat ke tempat yang lain. Ini baru awal, nanti kami akan ajak juga yang lainnya dari STPDN, kehakiman, kejaksaan, pengusaha yang sama seperti kami," ujar Tatang.

Dia pun mengimbau kepada para perantau asal Sumedang untuk bergabung dalam upaya membangun daerah ini.

Menurut Tatang, gempa yang melanda Sumedang menjadi isyarat untuk lebih peduli kepada sesama dan berkontribusi positif bagi daerah ini.

"Kami mengimbau kepada dulur-dulur abah yang ada di luar mari bergabung. Sumedang digoyang itu suatu lonceng untuk kumpul untuk lebih peduli kepada sesama. Ini wujud nyata kami Diaspora yang lama meninggalkan kampung sendiri," pesan Tatang Subarna. (mar1/jpnn)


Redaktur : Sutresno Wahyudi
Reporter : Sutresno Wahyudi, Sutresno Wahyudi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler