Ajak Publik Telusuri Rekam Jejak Calon Pemimpin

Pramono Edhie Tekankan Integritas di Debat Konvensi

Selasa, 18 Februari 2014 – 19:19 WIB

jpnn.com - DENPASAR - Kontestan konvensi calon presiden di Partai Demokrat (PD), Pramono Edhie Wibowo terus menyuarakan pentingnya Indonesia memiliki pemimpin berintegritas. Sebab, pemimpin berintegritas  akan menjadi tauladan bagi rakyat yang dipimpinnya.

Hal itu disampaikan Pramono pada ajang debat konvensi capres PD di Hotel Aston Denpasar, Selasa (18/2). Dalam debat yang dipandu Emil Faiza dan guru besar Universitas Indonesia, Tamrin Amal Tamagola itu, Pramono tampil bersama kontestan lainnya, yakni Irman Gusman, Anies Baswedan, Sinyo Harry Sarundajang.

BACA JUGA: Gita Dorong Kredit Tanpa Agunan untuk Petani

Menurut Pramono, integritas sangat penting agar pemimpin bisa menangkal godaan korupsi dan rakyat pun meneladaninya. "Tunjukan integritas, niat mengabdi dan kejujuran, niscaya rakyat akan mengikuti perilaku yang ditunjukan pemimpinya," ucapnya.

Mantan Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) yang kini menjadi anggota Dewan Pembina PD itu menegaskan, integritas seseorang bisa dilihat dari rekam jejaknya. Karenanya, pria yang lebih senang disapa dengan panggilan Mas Edhie itu mengajak publik untuk menelusuri rekam jejak nama-nama yang mulai muncul sebagai calon pimpinan nasional.

BACA JUGA: Ali Masykur Anggap EE Mangindaan Rusak Konvensi

"Informasi mengenai rekam jejak calon pemimpin dapat didapatkan dengan mudah di era teknologi informasi ini. Silahkan cari dan pelajari,” katanya.

Hal lain yang juga disinggung Pramono adalah pentingnya pertahanan dan keamanan untuk melanjutkan pembangunan. "Saya akan melanjutkan program-program para presiden terdahulu yang baik-baik, meninggalkan yang kurang baik, dan menyempurnakan yang belum sempurna," kata pria yang 33 tahun berkiprah di militer itu.

BACA JUGA: PDIP Sebut Risma Tengah Diuji

Khusus Bali, Pramono juga menyodorkan konsepnya tentang pengembangan pulau yang kaya lokasi wisata itu tanpa meninggalkan ciri khasnya. "Jangan membangun Bali dengan mengorbakan kesucian dan meninggalkan budaya asli Bali," ucapnya.(jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... PAN Bersihkan Diri dari Caleg Pengkhianat


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler