Ajang Electronic Music Producer Contest 2023 Digelar, Daftarkan Karyamu

Rabu, 16 Agustus 2023 – 03:43 WIB
Ajang Electronic Music Producer Contest (EMPC) 2023 kembali digelar. Foto: Dok. EMPC

jpnn.com, JAKARTA - Ajang kontes produser musik elektronik Indonesia atau 'Electronic Music Producer Contest' (EMPC) kembali bergulir pada tahun ini.

Sejak perdana diselenggarakan oleh ICEPERIENCE.ID pada 2019 lalu, EMPC konsisten menjadi medium bagi talenta produser musik elektronik Indonesia agar berkembang hingga merilis karya di pasar musik dunia.

BACA JUGA: DRIVE Luncurkan Melepasmu Versi Baru

EMPC season ke-5 ini makin seru dengan menggandeng STMPD RCRDS, sebuah perusahaan label musik kelas dunia asal Belanda yang didirikan oleh Martin Garrix.

STMPD RCRDS telah dikenal luas di kancah musik elektronik dunia dan juga menaungi sejumlah musisi internasional mulai dari Julian Jordan, Justin Mylo, Mattise & Sadko, Dubvision, KVSH hingga Bleu Clair.

BACA JUGA: Anggun Raih Penghargaan Musik Bergengsi di Italia

Kerja sama dengan STMPD RCRDS ini menambah panjang daftar label musik dunia yang pernah terlibat di EMPC.

Sebelumnya EMPC sudah lebih dahulu berkolaborasi dengan label internasional lainnya yaitu SPINNIN Records, Barong Family, 88rising, hingga Astralwerks.

BACA JUGA: Nadin Amizah Mendadak Bucin dalam Lagu Semua Aku Dirayakan

Dengan kolaborasi bersama STMPD RCRDS kali ini, pemenang EMPC 2023 dipastikan akan meraih reward jutaan rupiah sekaligus kesempatan berharga merilis karya musiknya secara global.

Perwakilan ICEPERIENCE.ID, Sigit Diapsoputra mengatakan EMPC season kelima ini menjadi bukti konsistensi dalam mewadahi talenta produser musik elektronik di Indonesia.

Dia menegaskan EMPC bukan cuma sekadar ajang kompetisi dan talent scouting semata, namun juga
memberikan berbagai edukasi dan inspirasi kepada para peserta agar menunjukkan kemampuan
terbaik serta menghasilkan karya.

"Di EMPC, para peserta bukan hanya berkompetisi untuk menunjukkan bakat dan karya, tapi kami juga memberikan edukasi dan berbagai pengalaman yang dibutuhkan agar kedepannya mereka bisa stand out di industri musik Indonesia dan dunia," kata Sigit dalam keterangan resmi, Selasa (15/8).

Demi mewujudkan potensi dan menemukan karya musik yang berkualitas, EMPC 2023 menunjuk sejumlah nama-nama tenar di kancah musik elektronik Indonesia sebagai judges.

Para judges EMPC 2023 terdiri dari Winky Wiryawan dan SIHK.

Selain itu, untuk menambah bobot kualitas penjurian dan kurasi karya musik, STMPD RCRDS juga menerjunkan figur-figur bertangan dingin yang mereka miliki, yakni Steven Hiemstra dan Quirijn Smits untuk masuk di line-up judges.

“Dengan kolaborasi bersama STMPD RCRDS sebagai label besar dunia serta tahapan-tahapan kompetisi bersama para judges yang sangat kompeten, kami meyakini karya musik dari pemenang akan punya kualitas musik kelas dunia dan dilirik oleh pasar musik internasional," jelas Sigit.

Pada gelaran tahun ini, EMPC 2023 optimistis submission track akan meningkat dibanding tahun-tahun sebelumnya.

Adapun jumlah submission tiap tahun tidak pernah kurang dari 1.000 track.

EMPC 2023 akan diawali dengan tahap registrasi bagi para peserta yang dibuka mulai 14 Agustus hingga 9 September 2023.

Tiap peserta wajib mengunggah karya orisinil melalui website iceperience.id.

Kemudian tahap kurasi dari para judges secara bertahap mulai dari Top 100, Top 20, Top 5.

STMPD RCRDS memastikan selalu mencari talenta-talenta musik berbakat tanpa melihat siapa dan dari mana berasal.

"Tujuan kami adalah membantu mereka melangkah dan memberi mereka panggung di kancah musik elektronik dunia," beber Steven Hiemstra, Director STMPD RCRDS .

Hal senada diungkap SIHK yang didapuk menjadi salah satu judges EMPC 2023.

Sebagai praktisi, dia menggarisbawahi peran penting EMPC dalam menemukan bakat-bakat baru di dunia musik elektronik dan mengorbitkan mereka kepada publik yang lebih luas.

DJ yang bernama asli Ricky Tjong itu menilai EMPC berhasil menjadi jembatan penghubung para produser berbakat dengan label rekaman musik, baik dalam negeri maupun internasional.

"Mengikuti EMPC adalah salah satu cara agar track musik karyamu bisa didengar orang banyak. Ini adalah kesempatan yang sangat baik buat kamu para produser muda untuk memulai karier," beber SIHK. (ded/jpnn)


Redaktur & Reporter : Dedi Yondra

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler