Aji Warning Pemain Timnas Waspadai Trio Maladewa

Kamis, 18 September 2014 – 08:01 WIB
Aji Santoso memimpin latihan Timnas Indonesia U-23. Foto: Jawa Pos/JPNN.com

jpnn.com - INCHEON - Indonesia bisa lebih awal mengamankan tiket lolos dari grup E Asian games XVIII Incheon, Korsel, 2014. Syaratnya, mereka bisa menaklukkan Maladewa di Incheon Football Stadium, Doyon, Incheon, sore nanti.

Langkah Indonesia tak akan mudah, sebab, Thailand sudah merasakan bagaimana disiplin dan sulitnya pertahanan Maladewa ditembus meski akhirnya menang 2-0. Apalagi, secara semangat, Maladewa diyakini bakal tampil dengan motivasi berlipat.

BACA JUGA: Start Sempurna Juara Bertahan

Sebab, tak ada jalan bagi mereka untuk tetap membuka kans lolos ke babak berikutnya, kecuali meraih tiga angka dari Indonesia. Imbang atau kalah, langkah mereka akan berat karena mereka harus mengejar defisit gol andaikata poin di akhir grup berimbang dengan tim lain.

Pelatih timnas Aji Santoso, telah mewanti-wanti pemainnya untuk disiplin dan tak mudah terpancing dengan permainan Maladewa yang mungkin akan menjadi keras. Dia yakin itu akan dilakukan untuk memancing emosi skuad Garuda Muda.

BACA JUGA: Ini Hasil Lengkap Matchday 1 dan Klasemen Sementara LC

Dengan kualitas yang jauh di atas Timor Leste, Aji, berharap pemain bisa lebih sabar dalam membangun serangan. Ball possession untuk attacking yang sudah ditunjukkan di laga perdana, harus bisa ditingkatkan di babak kedua, sehingga tak ada lagi kesalahan yang dilakukan pemain Indonesia.

"Saya sudah siapkan strategi. Kami juga sudah mencatat siapa saja yang harus diwaspadai di laga besok (hari ini)," kata pelatih asal Malang tersebut.

BACA JUGA: Gol Boateng Antar Muenchen Pukul City

Pemain bernomor punggung 14, 10, dan 6, adalah tiga sosok yang menurut Aji cukup berbahaya dan memiliki skill di atas rata-rata pemain Maladewa. Pemain nomor 6 adalah Mohamed Arif, Asshadulla Abdulla(10) dan Hamzah Mohamed (14).

Apa strategi itu? Aji enggan memaparkan. Hanya, dia berharap permainan defensif dan empat bek Maladewa yang disiplin di belakang garis lapangan tengah, besok bisa berubah dan Maladewa bermain lebih terbuka. Itu memang cukup memungkinkan mengingat Maladewa butuh kemenangan, sehingga mau tidak mau mereka harus bisa lebih ofensif dibanding sebelumnya.

"Saya nanti inginnya pemain langsung bisa bermain dengan tempo cepat. Kalau lawan nanti bermain menyerang, mereka juga harus cepat adaptasi, kalau lawan ternyata mainnya tetap defensif,pemain juga harus bisa berubah dengan cepat," tegasnya

Untuk susunan pemain, pelatih 43 tahun itu kemungkinan tak banyak melakukan perubahan. Bagi Aji, laga ini sangat penting, sehingga tak mungkin dia melakukan perubahan yang sangat besar dengan komposisi utama.

Bagi Aji, latihan yang intensitasnya dikurangi selama dua hari ini, diyakini sudah cukup mengembalikan kondisi pemain.

"Pemain selalu siap, saya yakin mereka juga punya keinginan besar untuk bisa segera memastikan lolos. Tapi, jangan jadikan ini beban. Saya ingin mereka main lepas," tutur pelatih berkumis tersebut.

Sementara itu, pelatih Maladewa Drago mamic menegaskan, bahwa laga melawan Indonesia akan sama beratnya dengan laga melawan Thailand. Tapi dia telah melakukan evaluasi dan akan melakukan beberapa perubahan.

"Saya tentu punya pilihan, apakah akan menyerang atau bertahan melawan Indonesia. Mereka juag tim yang bagus, dengan kemenangan itu. Tapi kami tak akan meraih hasil bagus, kalau kami merasa di bawah Indonesia. kami akan kerja keras, karena pertandingan besok menentukan," ucapnya.

Dia yakin, pengalaman di laga perdana akan memacu motivasi dan kerja sama pemain untuk lebih baik. Dia akan meminta anak didiknya menekan kemampuan mereka, sampai maksimal untuk bisa meraih hasil lebih baik dari laga perdana. (aam)

 

BACA ARTIKEL LAINNYA... Muenchen-City Masih Tanpa Gol, Roma dan Barca Unggul


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler