Akhir Indah Cerita Panjang Honda DBL Indonesia All-Star

Sabtu, 20 Desember 2014 – 16:33 WIB
Akhir Indah Cerita Panjang Honda DBL Indonesia All-Star. Foto JPNN.com

Perjalanan para pemain terpilih yang tergabung dalam Honda DBL Indonesia All-Star, telah mencapai tahap akhir. Para pemain terpilih tersebut, berhasil meraih prestasi tertinggi dan mendapat hadiah jalan-jalan ke Amerika Serikat. Inilah akhir perjalanan panjang yang menjadi impian dari setiap peserta Honda DBL 2014.
    
Hadiah istimewa ke Negeri Paman Sam tersebut, terangkum dalam episode Honda DBL 2014 yang tayang hari ini di Kompas TV pukul 15.00 WIB. Selama satu jam, Honda DBL di Kompas TV akan menyajikan perjalanan tim Honda DBL Indonesia All-Star di San Francisco dan Sacramento.
            
Basket dan Amerika memang tak bisa dipisahkan. Amerika negara tempat olahraga basket lahir dan berkembang di pangkuannya. Maka memindai mimpi untuk terbang ke amerika bisa jadi sudah lama jadi bagian hari-hari para kandidat Honda DBL All-Star 2014 menuju eliminasi akhir. Kompetisi antar campers pun semakin sengit merebut satu tiket ke Amerika.
    
Setelah menyelesaikan persiapan administratif, ada lagi serangkaian tantangan yang harus dilewati demi membentuk tim yang solid. Sesuai dengan jadwal, para Kandidat Honda DBL Indonesia All-Star 2014 langsung menjalani berbagai latihan selain melatih dan mempererat komunikasi antar pemain.
    
Sudah pasti ada drill yang menguji skill ketahanan fisik dan mental pemain termasuk melawan tim ADU Gold Coast All Stars Australia yang menjadi seleksi akhir para kandidat Honda DBL All-Star.
    
Setelah lolos seleksi akhir, 12 pemain terpilih akhirnya berangkat ke Amerika. Selama di Amerika, banyak hal menarik yang dilakukan oleh tim Honda DBL Indonesia All-Star. Mulai dari bertanding melawan tim basket Natomas, Sacramento hingga jalan-jalan ke Golden Gate di San Francisco.
    
Honda DBL di Kompas TV yang tayang sore ini, akan sangat spesial karena inilah episode terakhirnya. Dari 12 episode sebelumnya, Honda DBL telah menularkan semangat positif kepada jutaan penonton di seluruh penjuru Indonesia. Episode ini juga menjadi pertanda berakhirnya musim ke-11 DBL.
    
Sebelas tahun bukan waktu yang singkat dalam matematika. Perjuangan mewujudkan mimpi pun belum cukup lama untuk mewarnai dunia generasi muda dan menjaring lebih banyak lagi bibit muda berprestasi.
    
Bagi DBL Indonesia sebagai penyelenggara Honda DBL, masih akan ada waktu yang lebih panjang untuk mengukir lebih banyak senyum lagi hingga "bigger than ever" tak hanya jadi slogan semata tetapi juga sebentuk doa untuk capaian yang lebih besar lagi setiap tahunnya.
    
Pencapaian ini bukan hanya perwujudan mimpi peserta Honda DBL saja, catatan prestasi ini juga milik para orangtua, sekolah, guru, barisan supporter yang setia mendukung dan juga segenap kru Honda DBL yang turut ambil bagian dalam gelaran akbar ini. (*/ady)

BACA JUGA: Latih Barca, Enrique Merasa di Surga

BACA ARTIKEL LAINNYA... Anggota Exco Sebut PSSI Menaturalisasi Pemain Tua


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler