Akhir Pekan, Zulhasan Panen Raya Kopi di Lampung Barat

Minggu, 22 Juli 2018 – 22:33 WIB
Ketua MPR Zulkifli Hasan panen raya kopi bersama petani di Kabupaten Lampung Barat, Minggu (22/7). Foto: Humas MPR

jpnn.com, LAMPUNG BARAT - Jadwal Ketua MPR Zulkifli Hasan di akhir pekan tetap padat memenuhi undangan dari masyarakat. Hari ini, Minggu (22/7) Zulkifli Hasan terbang menuju Kabupaten Lampung Barat untuk Panen Raya Kopi sekaligus meresmikan Kampung Kopi Rigis Jaya di Kecamatan Gunungterang.

Mendarat sejak pukul 07.30 di Lampung, Zulkifli Hasan langsung menuju Lampung Barat menggunakan Helikopter. Acara Panen Raya sendiri ini dihadiri 5.000 lebih warga dan Petani Kopi Lampung Barat.

BACA JUGA: Oesman Sapta: Sejarah Tidak Bisa Dibuang

Hadir mendampingi Zulkifli Hasan Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus, Wakil Bupati Mad Hasnurin dan Dirjen Perkebunan Kementerian Pertanian Bambang.

Zulhasan sapaan Zulkifli Hasan dalam sambutannya mengajak bupati, wakil rakyat, kepala dinas perkebunan, untuk terus bekerja untuk rakyat.

BACA JUGA: Pertemuan Tokoh Informal RI - Singapura Perlu Ditingkatkan

"Boleh jadi kecil yang kita lakukan, namun sangat berarti bagi masyarakat," katanya.

BACA JUGA: OSO Tidak Bisa Melupakan Sejarah dan Jasa HMI

Zulhasan juga memotivasi para petani untuk terus mengembangkan pertanian kopi. Apalagi saat ini penggemar kopi semakin banyak dan menjadi gaya hidup masyarakat kelas menengah.

“Sekarang Kopi makin digemari dan harganya bisa mencapai 60 sampai 80 ribu per cup-nya. Ini peluang buat Petani Kopi untuk tingkatkan pendapatan. Apalagi Kopi Indonesia salah satu yang terbaik di dunia,” ungkapnya.

Karena itu, perlu usaha memperbaiki tata niaga perdagangan kopi agar penjualan komoditas bisa sepenuhnya dinikmati petani. Perbaikan alur tata niaga ini penting agar harga tidak anjlok ketika panen.

“Faktanya juga banyak keterbatasan yang dimiliki petani. Antara lain dari sisi permodalan, penguasaan teknologi, dan akses pasar. Karena itu, membutuhkan dukungan kepala dinas, bupati, pihak swasta, serta komponen masyarakat lainnya,” katanya.

"Bibit dan perawatan tanaman juga penting agar produksi bisa meningkat dengan kualitas terbaik," tambahnya

Zulhasan percaya pembenahan produksi kopi dari hulu dan hilir akan menjadikan Kopi Lampung mendunia.

"Kopi Lampung ini memang dari aslinya sudah bagus. Kalau diolah akan makin mendunia karena memang nikmat. Sudah waktunya Kopi Indonesia mendunia," tutup Zulkifli Hasan.(adv/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Sosialisasi Empat Pilar ala Cak Imin, Sarat Kata Cinta, Gaul


Redaktur & Reporter : Friederich

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler