Aksi Blusukan Jokowi ke Sunter Dinilai Buang-Buang Waktu

Jumat, 16 Juli 2021 – 21:38 WIB
Presiden Joko Widodo blusukan ke Tanjung Priok untuk membagikan paket obat dan sembako kepada warga di Jakarta Utara, Kamis (16/7/2021) malam. FOTO: Biro Pers Setpres

jpnn.com, JAKARTA - Pengamat komunikasi politik dari Universitas Esa Unggul Jamiluddin Ritonga mengomentari terkait blusukan Presiden Joko Widodo untuk membagikan sembako dan paket obat di Sunter Agung, Tanjung Priok, Jakarta Utara pada Kamis (15/7) malam.

Menurut Jamiluddin, aksi blusukan oleh pria yang karib disapa Jokowi itu membuang-buang waktu saja.

BACA JUGA: Melihat Friska di Kamar Mandi, Robi Berteriak Sejadi-jadinya, Warga Sontak Heboh

Pasalnya, pekerjaan semacam itu bisa dilakukan banyak orang.

"Sayang waktu terbuang bagi seorang presiden hanya untuk blusukan sambil membagikan sembako dan paket obat," kata Jamiluddin kepada JPNN.com, Jumat (16/7).

BACA JUGA: Kena Penyekatan, Anggota Dewan Marah-Marah dan Sebut Kebijakan Salah, Hemm

Penulis buku Perang Bush Memburu Osama itu menyarankan, agar mantan Wali Kota Solo tersebut sebaiknya menggunakan waktu seefisien mungkin membuat kebijakan strategis mengatasi pandemi Covid-19 yang makin mengkhawatirkan.

"Presiden harus memastikan sistem pelayanan kesehatan mampu menjangkau masyarakat hingga di tingkat puskesmas," ujar Jamiluddin.

BACA JUGA: Jokowi Blusukan ke Sunter Malam Hari, Ferdinand Hutahaean: Itu Sentil Anies

Menurut mantan dekan Fakultas Ilmu Komunikasi IISIP itu, bila pelayanan kesehatan sudah membaik, tentunya tidak perlu membagi-bagikan obat secara langsung ke masyarakat.

Jamiluddin optimsitis paket obat bisa didistribusikan ke masyarakat dengan cepat bila pelayanan kesehatan sudah membaik.

"Presiden juga dapat memantau apakah sistem komunikasi nasional benar berjalan dalam membantu penanganan Covid-19," tambah dia.

Jamiluddin juga meminta presiden agar memastikan sistem koordinasi antara pusat dan daerah dalam penanganan Covid-19 sejalan dengan semangat otonomi daerah atau belum.

Oleh karena itu, Jamiluddin berharap Jokowi mengambil peran lebih sebagai komando penanganan Covid-19.

Sebab, sebagai kepala pemerintahan dan kepala negara, presiden mempunyai kewenangan luar biasa.

"Kewenanganan yang luar biasa itu presiden dapat menata sistem berbagai bidang di tanah air," ucap Jamiluddin.

Dia meminta Jokowi meminimalkan blusukan dengan memanfaatkan waktu merubah sistem sehingga generasi penerus akan mengenangnya.

"Gunakan waktu untuk merubah sistem yang monumental sehingga anak cucu akan mengingat Jokowi," pungkas Jamiluddin. (cr3/jpnn)

Jangan Lewatkan Video Terbaru:

BACA ARTIKEL LAINNYA... Pajero Sport Hantam Tiang LRT dan Penjual Pempek, Brak..,Tak Berbentuk


Redaktur & Reporter : Fransiskus Adryanto Pratama

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler