Aksi Pencuri Terekam CCTV

Sabtu, 11 Agustus 2012 – 10:15 WIB
MATARAM-Mendekati lebaran, aksi pencurian dengan pemberatan (curat) kembali mencuat. Selasa lalu (6/8), pensiunan BKKBN H Iksan, warga  Kediri menjadi korban pencurian di depan Toko Makmur, Cakranegara.

Uang Rp 20 juta yang tersimpan di jok motor raib dibawa kabur kawanan rampok. Aksi kawanan yang diduga berjumlah empat orang itu terekam CCTV yang terpasang di salah toko.

Dalam rekaman berdurasi sekitar enam menit, korban yang mengendarai sepeda motor jenis Supra 125 R memarkir di depan Toko Makmur. Setelah itu, korban langsung masuk ke dalam toko untuk membeli sesuatu.

Saat korban masuk, kawanan perampok datang menggunakan sepeda motor. Sesampai di TKP, kawanan rampok itu belum bereaksi. Mereka lebih dulu memantau kondisi dan situasi yang tepat. Salah seorang pria berjaket hitam dan memakai topi nampak sibuk memantau kondisi. Ditengah kesibukan pelaku itu, datang dua orang yang masing-masing mengendarai motor.

Saat dua pengendara itu datang, pria berjaket hitam itu kemudian mendekati target atau sepeda motor korban. Pria yang diperkirakan tingginya 165 sentimeter, kemudian mencungkil jok motor. Sementara, dua pengendara itu berada disamping dan belakang pria berjaket hitam. Mereka berdua itu berusaha menghalangi pandangan orang sekitar dengan pura-pura parkir.

Tidak butuh waktu lama bagi pelaku untuk mencungkil, dalam hitungan detik atau sekitar tiga detik jok motor korban terbuka. Pelaku pun mengambil sebuah tas hitam berisi uang puluhan juta. Usai mengambil uang tersebut, pelaku kemudian kabur menggunakan sepeda motor yang menunggunya. Mereka kabur dengan memacu sepeda motornya kearah timur.

Menurut penuturan korban H Iksan, ia baru saja mengambil uang di salah satu bank di Kediri. Ia datang ke Mataram untuk membeli traktor. Tapi, sebelum membeli traktor, ia menyempatkan diri untuk membeli buah kurma di toko Makmur. Korban pun memarkir kendaraan di depan toko dan lantas masuk untuk membeli kurma. Saat ia, masuk motor diparkir tidak jauh dari tempat juru parkir. ‘’Saya baru masuk beberapa menit saja,’’ katanya dalam BAP.

Baru beberapa menit masuk, ia pun dikagetkan dengan informasi yang disampaikan juru parkir, bahwa jok motornya dicungkil. Mendengar kabar itu, korban keluar dan memeriksa joknya. Ternyata, uang yang dibawa secara tunai sebesar Rp 20 juta sudah melayang. ‘’Saya dikasih tahu oleh tukang parkir,’’ jelasnya.

Sementara, Kasubaghumas Polres Mataram AKP Arief Yuswanto membenarkannya. Ia mengatakan, pihaknya sedang menyelidiki sesuai dengan laporan. ‘’Kita masih melakukan pengembangan dengan mempelajari rekaman CCTV. Termasuk menyelidiki sepeda motor yang dikendarai pelaku,’’ katanya.

Ia menjelaskan, dilihat dari hasil rekaman CCTV sementara, para pelaku ini mencungkil jok sepeda motor korban menggunakan kunci T. Karena cara kerja mereka mencungkil jok motor sangat cepat. ‘’Kunci letter T itu sangat cepat. hanya butuh waktu tiga detik untuk mencungkil,’’ ujarnya.

Arief menduga , para pelaku tersebut sebelumnya telah membuntuti korban sejak dari di bank. Ketika ada kesempatan, mereka kemudian menjalankan aksinya. ‘’Tidak mungkin mereka tahu, kalau dalam jok tersebut ada uang. Pasti korban diikuti dari belakang,’’ duganya.

Ia mengimbau kepada warga dan pengendara untuk tidak menyimpan barang berharga di dalam jok motor. Dan jika membawa uang dalam jumlah yang banyak diharapkan untuk meminta pengawalan dari aparat kepolisian. ‘’Kita harap warga jangan anggap remeh keamanan. Polisi siap membantu mengawal nasabah tanpa dipungut biaya,’’ imbuhnya. (mis)
BACA ARTIKEL LAINNYA... Terbukti Mencuri dan Memerkosa, Diganjar 10 Tahun Penjara

Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler