Al Qaeda Ancam Bom BPD

Kamis, 30 Desember 2010 – 10:30 WIB

SAMARINDA – Jajaran Polresta Samarinda kemarin disibukkan oleh ancaman pengeboman lantai 4 gedung BPD Kalimantan Timur (Kaltim)Ancaman ditulis menggunakan tinta hitam yang bunyinya," AKAN ADA BOM RABU 29.12.2010 LANTAI 4

BACA JUGA: Indonesia Cukur Malaysia 5-0

AL-QAEDA"
Kepolisian setempat tidak mau ambil resiko

BACA JUGA: Minangkabau Etnis yang Sangat Terbuka

Penyisiran langsung dilakukan dengan melibatkan puluhan polisi dari Polresta Samarinda dan Brimobda Kompi 4, 5, dan 6.

Berdasarkan keterangan Sukmo Legowo, anggota Satuan Pengamanan (Satpam) Bank BPD Kaltim, kertas berisi ancaman tersebut ditemukan sehari sebelumnya oleh seorang karyawan perusahaan di dalam lift bank pelat merah tersebut
Kertas itu langsung diserahkan ke bagian security

BACA JUGA: Sudah Enam Warga Diterkam Beruang

Petugas yang menerima kertas itu langsung menghubungi Polresta Samarinda untuk meminta bantuan keamanan“Kertas ditemukan tertempel di lift oleh seorang karyawan perusahaan yang menyewa gedung BPD Kaltim," ujar Sukmo Legowo.

Saat melakukan penyisiran, anggota Brimob menyisir dari lantai dasar hingga lantai 6 gedungHasilnya, tidak ada benda mencurigakan yang dijumpai petugas“Dugaan kami sementara ini, kertas ancaman itu hanya ulah iseng atau orang yang sakit hatiKarena lantai yang diancam adalah bagian kredit, bisa jadi orang yang mengancam itu karena kreditnya tidak cairTapi ini hanya dugaan saja,” ungkap Bripka Didik Kusmana, dari tim Gegana, kemarin.

Pimpinan Departemen Humas BPD Kaltim Fitri Himawan mengatakan, kertas ancaman itu tidak serta merta membuat transaksi dan pelayanan BPD Kaltim tergangguDia memastikan transaksi dan pelayanan tetap normal"Apalagi ini akhir tahun, tingkat pelayanan lebih tinggiKami tetap melayani transaksi dan pelayanan seperti biasa,” ungkapnya.

Dimintai tanggapan terhadap ancaman bom tersebut, Fitri enggan berkomentar banyakAlasannya, itu kewenangan polisi"Kami belum terima hasil pemeriksaan yang dilakukan kepolisianTapi kami sudah serahkan semua bukti termasuk kertas ancaman ke kepolisian,” tuturnya.

Dari pantauan Kaltim Post (Grup JPNN), puluhan pegawai BPD Kaltim dan warga tetap melaksanakan aktivitas seperti biasa, seakan tidak terjadi ancaman peledakan gedungSeorang nasabah, Susiana, mengaku sempat bingung saat melihat banyak petugas kepolisian dengan membawa detektor datang ke BPD"Setelah tahu ada ancaman bom, ya, kaget jugaTapi petugas bilang belum ada benda mencurigakan,” ucapnya(ak/sam/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Sebar 20 Outlet Kondom Gratis


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler