Alhamdulillah, Omzet Penjualan Busana Muslim Melonjak

Rabu, 22 Mei 2019 – 00:56 WIB
Toko busana muslim kemalingan. Foto: JPG/Pojokpitu

jpnn.com, SURABAYA - Sekitar dua pekan lagi umat muslim akan merayakan Idulfitri. Nuansa Lebaran pun terasa sejak akhir pekan lalu. Masyarakat mulai menyerbu gerai-gerai busana muslim di pusat-pusat perbelanjaan. Omzet penjualan gamis, hijab, dan baju koko pun meningkat.

Ketua Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Jawa Timur Sutandi Purnomosidi memprediksi omzet para peritel busana muslim tahun ini meningkat sekitar 20 persen jika dibandingkan pada Lebaran tahun lalu. ’

BACA JUGA: Omzet Peritel Busana Muslim Diprediksi Naik 20 Persen

’Puncaknya terjadi pada akhir Mei ini,’’ katanya tentang angka penjualan dan jumlah kunjungan ke mal, Minggu (19/5).

Saat ini, menurut Sutandi, model busana muslim sangat beragam. Sebagian orang, khususnya generasi milenial, menjadikan busana serba tertutup sebagai bagian dari lifestyle. Karena itu, dia yakin omzet gerai-gerai busana muslim pada Lebaran kali ini meningkat.

BACA JUGA: Jelang Lebaran, Samsung Gelar Program Tukar Tambah Galaxy S

’’Ada juga tren dalam masyarakat bahwa hari raya selalu identik dengan baju baru. Jadi, penjual baju muslim pasti panen,’’ ungkap Sutandi.

BACA JUGA: Pondok Pesantren dengan Fasilitas bak Hotel, Pengin Tahu Biaya Masuk dan SPP?

BACA JUGA: AP I Buka Layanan Mudik Gratis, Buruan Daftar

Dia menambahkan, potensi pasar busana muslim yang terus tumbuh membuat pengelola mal tidak keberatan menyediakan tempat khusus untuk gerai-gerai ritel fashion tersebut. Tunjungan Plaza, Royal Plaza, dan Pakuwom Trade Center merupakan contoh mal yang punya zona khusus busana muslim.

Selain itu, untuk menggairahkan penjualan, sejumlah mal rutin menghelat event bertema keislaman. Misalnya, Moslem Fashion Festival dan Surabaya Fashion Parade. Keberadaan musala di dalam mal, menurut Sutandi, juga menjadi nilai plus yang meningkatkan omzet para peritel busana muslim.

’’Indonesia adalah negara dengan populasi muslim terbesar di dunia. Potensi pasar busana muslim di Indonesia, khususnya Jatim, selalu menjanjikan,’’ jelas Sutandi.

Elzatta, gerai busana muslim yang bermarkas di Bandung, menyebut Jatim sebagai pasar potensial untuk produknya. Karena itu, anak perusahaan Elcorps tersebut membuka gerai baru di Surabaya beberapa waktu lalu. ’’Ini demi mendekatkan diri kepada pelanggan,’’ kata CEO Elcorps Elidawati.

Gerai di kawasan Gayungsari itu merupakan toko offline Elzatta ke-157 di Indonesia. Elidawati menargetkan tambahan 20 gerai baru sampai akhir tahun ini.

’’Permintaan produk dan kemitraan untuk membuka gerai terus meningkat. Terkait produk, kami akan terus berinovasi agar tidak tertinggal,’’ tegasnya. (car/c15/hep)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Alhamdullilah, Kabar Baik Bagi ASN, Polri dan TNI soal THR Lebaran


Redaktur & Reporter : Soetomo

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler