Alhamdulillah.. Terkubur di Sumur 12 Meter, Pekerja Selamat

Senin, 09 Februari 2015 – 11:38 WIB

jpnn.com - MOJOKERTO - Perbaikan sumur sedalam 12 meter milik Sukardi, warga di Dusun Sambiroto, RT 2, RW 4, Desa Mlaten, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto, Sabtu sore (7/2) nyaris membawa petaka. Sebab, tiba-tiba dinding sumur ambrol dan menimpa para pekerja. Dua pekerja terkubur hidup-hidup. Satu orang menyelamatkan diri, satu lagi berhasil diselamatkan setelah proses evakuasi selama tujuh jam.

Ceritanya, tiga pekerja, yakni Yatno, 48; Fadil, 42; dan Ismail, 40; memperbaiki sumur milik Sukardi. Mereka membenahi dinding sumur bagian bawah. Fadil dan Yatno masuk sumur. Dengan menggunakan bata dan campuran pasir plus semen, mereka membuat dinding sumur. Sementara itu, Ismail mengerjakan tugas di atas. Sejak pagi pengerjaan berjalan lancar. Namun, sekitar pukul 15.00 hujan deras turun.

BACA JUGA: Dihajar Innova, Penunggang Jupiter MX Tewas di Lokasi Tabrakan

Karena diduga kontur tanah lembek dan batu bata yang dipasang masih basah, dinding sumur ambrol. Fadil yang berada di dekat bibir sumur langsung melompat untuk menyelamatkan diri, sedangkan Yatno yang tidak siap jatuh ke dasar sumur. Kemudian, seluruh material dinding sumur yang dipasang runtuh dan menimpa Yatno hingga tubuhnya tidak terlihat lagi.

Mengetahui Yatno tertimbun tanah serta material bangunan sumur, Fadil dan Ismail bergegas berteriak meminta pertolongan warga. Proses evakuasi Yatno berlangsung lama dan dramatis. Warga dan relawan turun ke dalam sumur serta mengangkat secara perlahan-lahan material tanah dan batu bata yang menimbun tubuh Yatno. Medan yang sulit dan penerangan yang kurang membuat evakuasi berjalan lama.

BACA JUGA: Pulang Meminang, Tiga Warga Tewas Kecelakaan

Namun, kerja keras warga dan relawan selama sekitar tujuh jam akhirnya berhasil. Hingga kedalaman 8 meter tumpukan material, mereka mengetahui tubuh Yanto dalam posisi berdiri. Yatno pingsan karena kekurangan oksigen, namun tubuhnya tersangga tanah dan material. ''Kali pertama yang terlihat itu kepala korban,'' ujar salah seorang tim relawan.

Tidak ada luka di tubuhnya. Yatno berhasil disadarkan, tetapi dia sangat lemas. ''Mungkin selama tertimbun, dia memanfaatkan rongga-rongga material untuk bernapas,'' jelasnya. Selama warga dan relawan berusaha membebaskan tubuhnya dari timbunan tanah, warga lainnya memberikan pipa untuk membantu pernapasan korban. Tidak lama kemudian, korban berhasil diangkat. (ris/abi/any/jpnn)

BACA JUGA: Cerita Wanita Kepincut Pria Negro, Paling Cinta Asal Kamerun

BACA ARTIKEL LAINNYA... Kejadian Misterius, yang Disasar Celdam Perempuan


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler