Amartha Melakukan Digitalisasi Desa lewat Program AmarthaOne di Jateng

Senin, 03 April 2023 – 22:15 WIB
PT Amartha Mikro Fintek mengembangkan program keagenan AmarthaOne di perdesaan. Foto: Dokumentasi Amartha

jpnn.com - JAKARTA - PT Amartha Mikro Fintek, prosperity platform yang berfokus pada penyediaan layanan keuangan dan teknologi inklusif bagi UMKM akar rumput, mengembangkan program keagenan AmarthaOne.

Program itu memfasilitasi para agen untuk memberikan layanan keuangan digital di perdesaan, yang dapat diakses melalui aplikasi Amartha.

BACA JUGA: Belajar dari Desa Wisata Gunung Masigit, Kemendagri Dorong Digitalisasi Desa

AmarthaOne merupakan wujud kontribusi Amartha dalam digitalisasi ekonomi perdesaan sebagai komitmen perusahaan dalam menyediakan teknologi yang inklusif.

Menurut Head of New Retail Amartha Aditya Pratomo, pengembangan AmarthaOne sejalan dengan komitmen Amartha menyediakan teknologi inklusif untuk meningkatkan kesejahteraan UMKM perdesaan. 

BACA JUGA: IBL 2023: Magis Tangerang Hawks Berlanjut, Amartha Hangtuah Merasakan Akibatnya

Dengan AmarthaOne, ujarnya, para agen bisa memperoleh keuntungan lebih besar dari hasil penjualan PPOB (voucher pulsa dan pembayaran tagihan rumah tangga), sehingga diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan UMKM. 

"Pelanggan UMKM pun akan terbantu karena layanan keuangan digital dapat diperoleh dengan mudah dan dekat,” ujar Aditya Pramono dalam keterangannya dikutip Senin (3/4).

BACA JUGA: Kantor PT Amartha Mikro Finance Diserang OTK, 1 Karyawan Tewas, 2 Luka-Luka

Layanan juga meliputi cashless payment point, sehingga mitra binaan Amartha dapat membayar angsuran lewat agen AmarthaOne.

Mereka yang menjadi agen AmarthaOne telah teredukasi literasi keuangan digital, serta memiliki riwayat portofolio pinjaman yang baik.

Saat ini, program keagenan AmarthaOne telah tersedia di 17 wilayah regional Amartha, antara lain, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sumatra Barat, Sumatra Utara, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan lain-lain.

Dalam perjalanannya selama 13 tahun menciptakan dampak bagi Indonesia, Amartha senantiasa berupaya terus bertumbuh dan menjangkau jutaan UMKM akar rumput lainnya. 

Untuk performa bisnis di 2022, jelasnya, Amartha telah menunjukkan pertumbuhan yang signifikan, yakni tumbuh 93 persen (yoy) atau hampir dua kali lipat dari total dana yang disalurkan sebelumnya mencapai Rp 2,4 triliun menjadi lebih dari Rp 4,7 triliun.

Pertumbuhan bisnis tersebut salah satunya didukung oleh porsi total pendanaan area pulau Jawa, khususnya Jateng, dengan penyaluran hingga lebih dari Rp 570 miliar kepada lebih dari 160 ribu UMKM.

Aditya membeberkan terhitung sejak pertengahan 2022, Amartha telah berhasil menjangkau lebih dari 10 ribu agen AmarthaOne yang tersebar pada berbagai provinsi di Indonesia.

Jawa Tengah merupakan provinsi dengan tingkat digitalisasi yang cukup tinggi, terlihat pada signifikannya peningkatan jumlah agen AmarthaOne yang mencapai lebih dari 2.500 dalam waktu beberapa bulan.

Untuk meningkatkan jangkauan agen AmarthaOne, Amartha melakukan ekspansi nasional ke seluruh cabang operasional, serta mengadakan sosialisasi layanan AmarthaOne melalui program Sanggar Digital Amartha secara rutin. 

Khusus program keagenan ini, kata Aditya, ke depannya Amartha akan fokus mengembangkan program AmarthaOne yang makin terintegrasi dan dapat menciptakan dampak ekonomi berkelanjutan. 

Amartha juga membuka potensi kolaborasi dengan berbagai pihak untuk bersama meningkatkan ekonomi akar rumput agar tercipta kesejahteraan yang merata. (esy/jpnn)


Redaktur : M. Kusdharmadi
Reporter : Mesyia Muhammad

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler