Anak Buah AHY Komentari Kerumunan saat Kunjungan Jokowi dan Luhut ke Sumut, Jleb

Sabtu, 05 Februari 2022 – 09:12 WIB
Wakil Sekretaris Fraksi Partai Demokrat DPR RI Irwan Fecho komentari kerumunan saat kunjungan Jokowi dan Menko Luhut Binsar ke Sumut. Ilustrasi Foto : Ricardo/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Sekretaris Fraksi Partai Demokrat DPR RI Irwan menyoroti kerumunan warga saat kunjungan Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersama para menterinya ke Sumatera Utara pada Kamis (3/3).

Berdasarkan video warga yang diterima Irwan, tampak Presiden Jokowi membagikan bingkisan untuk warga yang berkerumun di pinggir jalan.

BACA JUGA: Momen Unik Saat Jokowi Berkunjung ke Karo

Selain Jokowi, Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan juga ikut melemparkan bingkisan ke arah warga dari atas mobil.

Irwan menilai keteladanan dari Presiden Jokowi dan pembantunya tentang protokol kesehatan berkegiatan yang benar dan aman bagi masyarakat makin drop. Kerumunan di Sumut terbaru menjadi buktinya.

BACA JUGA: Detik-Detik Bripka Oktavianus Memburu dan Tabrak Penjambret, Irjen Iqbal Memuji

"Kunjungan kerja Jokowi dan pembantunya ikut mendorong peningkatan Covid-19 sejak awal sampai varian Omicron. Termasuk kerumunan terbaru di sumut," ucap anak buah AHY (Agus Harimurti Yudhoyono) itu di Jakarta, Jumat (4/2) malam.
 
Anggota Komisi V DPR itu menyebut ketika kasus Covid-19 lagi tinggi begini, pihak menjadi korban oleh satgas adalah rakyat kecil yang berkegiatan.

"Sementara Presiden dan pembantunya tidak komit dan patuh pada aturan yang mereka buat," ucap ketua DPD Demokrat Kaltim itu.

Pria yang beken disapa dengan panggilan Irwan Fecho itu juga mengatakan pada praktiknya, sejak awal pandemi pemerintah tidak pernah memberikan regulasi yang tegas dan adil terkait pencegahan Covid-19.

BACA JUGA: Briptu FH Dirawat di RS Polri Kramat Jati, Mohon Doanya

Dia memberikan contoh ketika corona tengah merebak di luar negeri, pemerintah justru membuka penerbangan asing seluas-luasnya.

Lalu, pulang kampung yang seharusnya dilarang malah dibolehkan. Begitu juga saat perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru), PPKM untuk mencegah penularan Covid-19 justru dilonggarkan.

"Regulasi ditegakkan hanya untuk orang kecil atau yang berlawanan dengan pemerintah," ucap Irwan. (fat/jpnn)

Jangan Lewatkan Video Terbaru:


Redaktur & Reporter : M. Fathra Nazrul Islam

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler