Analis Ungkap Kunci LPKR Mampu Meningkatkan Penjualan Properti

Kamis, 12 Mei 2022 – 15:29 WIB
Rumah di Cendana Icon. Foto: Lippo Karawaci

jpnn.com, JAKARTA - PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) pasang target pra penjualan pada 2022 bisa mencapai Rp 5,2 triliun, atau naik 5 persen dari realisasi tahun sebelumnya yang sebesar Rp 4,96 triliun.

Menanggapi target tersebut, Analis Ciptadana Sekuritas Yasmin Soulisa memprediksi LPKR mampu meraih target pra penjualan yang telah dicanangkan.

BACA JUGA: Mal Mulai Ramai, Pendapatan LPKR Kuartal Pertama 2022 Mencengangkan

Dia mengatakan dari sisi pendapatan, LPKR juga berpotensi meraih Rp 18,33 triliun pada 2022, naik 10,8 persen year on year (YoY) dari Rp 16,53 triliun pada 2021.

"LPKR juga diprediksi mencatatkan laba operasi Rp 2,32 triliun di tahun 2022, dibandingkan dengan Rp1,49 triliun pada tahun 2021, dengan potensi laba bersih Rp 66 miliar di tahun 2022," terang Yasmin dalam publikasi risetnya, Kamis (12/5).

BACA JUGA: 2.000 UMKM Siap Dipromosikan di Lippo Malls Seluruh Indonesia

Dia menyebut kunci LPKR meningkatkan penjualan properti ialah kemampuan perusahaan real estat dan layanan kesehatan terkemuka di Indonesia itu dalam membaca kebutuhan pasar.

Dia mengatakan LPKR merupakan pengembang dengan segmen kuat di perumahan yang menyasar pembeli pertama atau first-time home buyers.

BACA JUGA: CEO LPKR: Stimulus Pemerintah Membuat Konsumen Lebih Percaya Diri Beli Properti

Dipaparkan, pada 2021 penjualan rumah tapak LPKR naik 88,3 persen YoY (year on year) menjadi Rp 3,11 triliun, berkontribusi 62,6 persen dari total pra penjualan.

Menurutnya, pencapaian tersebut menunjukkan LPKR mampu membaca kebutuhan pasar saat ini dan melakukan eksekusi strategi yang tepat.

LPKR membukukan pendapatan real estate Rp 4,41 triliun pada 2021, naik 35,5 persen YoY seiring dengan peningkatan bisnis properti yang didukung sejumlah proyek residensial Waterfront Estates di Cikarang, Cendana Homes di Lippo Village, dan unit apartemen di Holland Village Jakarta.

“LPKR juga mengandalkan proyek Embarcadero di Bintaro, Hillcrest & Fairview di Lippo Village, dan Orange County di Cikarang. Hal itu membuat pra penjualan LPKR melonjak 86 persen YoY menjadi Rp 4,96 triliun pada tahun 2021," terangnya.

CEO LPKR John Riady mengatakan strategi LPKR antara lain meluncurkan klaster produk rumah tapak baru yang menjawab permintaan dari para first-time home buyers.

Selain itu, melakukan penetrasi pasar yang lebih luas pada segmen high income dan apartemen mid-rise, serta meningkatkan permintaan terhadap unit apartemen siap huni.

Dia menjelaskan LPKR melihat kesempatan yang besar untuk memperluas penetrasi pasar dengan memperkenalkan produk-produk baru dengan harga yang beragam.

“LKPR memulai dengan melakukan consumer research untuk memahami aspirasi dan motivasi segmen market kami,” ujar John Riady. (esy/jpnn)


Redaktur : Soetomo Samsu
Reporter : Mesyia Muhammad

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler