Analisis Reza Indragiri: Ada 10 Sampai 11 TKP Pembunuhan yang Dilakukan Wowon Cs

Senin, 23 Januari 2023 – 19:28 WIB
Reza Indragiri. Ilustrasi Foto: Andika Kurniawan/JPNN.com

jpnn.com, BEKASI - Kasus pembunuhan berantai oleh Wowon Cs masih menyedot perhatian publik sampai saat ini.

Tercatat, ada sembilan orang yang menjadi korban pembunuhan Wowon Cs.

BACA JUGA: Polisi Menduga Korban Pembunuhan Wowon Cs Lebih dari 9 Orang

Pakar psikologi forensik Reza Indragiri mengatakan Wowon Cs layak disebut residivis karena telah berulang kali melakukan aksi pembunuhan meski
belum pernah masuk lapas.

"Kalau kemudian kita sepakati mereka sebagai residivis, maka kajian tentang risk and need assesment kita patut dalami seberapa jauh kemungkinan para tersangka, khususnya Wowon memiliki pola kepribadian yang antisosial dengan pertanyaan seputar pola kepribadian antisosial pada diri tersangka Wowon," kata Reza Indragiri melalui keterangan videonya, Senin (23/1).

BACA JUGA: 2 Warga di Bekasi Dibegal Sekelompok Orang, Kepala Korban Dibacok

Reza Indragiri lantas mempertanyakan seberapa banyak sesungguhnya pembunuhan yang sudah dilakukan Wowon dan kawan-kawan.

Menurutnya, pertanyaan ini patut diajukan, sebab Wowon diduga memiliki pola kepribadian antisosial.

BACA JUGA: Fakta-Fakta Pembunuhan Berantai 5 Orang, Brutal, Tak Ada Ampun

"Pendusta, manipulatif menutup fakta sesungguhnya terkait tindakan yang sudah dilakukan," ucapnya.

Reza Indragiri menganalogikan aksi pembunuhan pertama kali dilakukan Wowon pada umur 27 tahun.

Dia menyebut berdasar riset menemukan bahwa pelaku pembunuhan berseri berjenis kelamin laki-laki, pertama kali melakukan aksi pembunuhan rata-rata pada umur 27 tahun.

"Ketika kita hitung setiap 35 bulan, pembunuh berseri akan mengulangi perbutannya, itu juga berdasarkan riset," bebernya.

Selanjutnya Reza Indragiri mengatakan data yang menunjukkan cooling of period atau masa jeda atau interval antara pembunuhan yang satu dengan pembunuhan berikutnya berlangsung dalam kurun waktu sekitar 34,5 bulan.

"Anggaplah Wowon melakukan oembunuhan pertama kali pada umur 27, maka pada pembunuhan berikutnya 35 bulan kemudian, begitu seterusnya sampai hari ini hingga berukur 65 tahun," tutur Reza Indragiri.

10 Sampai 11 TKP Pembunuhan

Reza Indragiri menduga ada 10 sampai 11 aksi pembunuhan yang telah dilakukan Wowon Cs.

"Kalau kita terjemahkan ke TKP, berarti ada 10 sampai 11 TKP, ada 10 sampai 11 lubang korban dibuang oleh Wowon," tuturnya.

Selanjutnya, Reza Indragiri meminta pihak kepolisian mencari keberadaan lokasi pembunuhan lain yang dilakukan Wowon Cs.

"Silakan dicari oleh pihak Polda Metro Jaya berapa lubang lagi, berapa TKP lagi yang masih harus dicari keberadaanya," tambah Reza Indragiri.

Kasus Terbongkar

Kasus pembunuhan berantai yang dilakukan Wowon cs ini terungkap setelah tiga dari lima anggota keluarga di Bantar Gebang, Bekasi, Jawa Barat, meninggal dunia.

Mulanya, korban bernama Ai Maemunah dan kedua anaknya Ridwan Abdul Muiz (20) serta M Riswandi (16) disebut tewas karena keracunan.

Belakangan diketahui, ternyata ketiga orang itu diracun dengan pestisida hingga racun tikus.

Adapun dua korban yang selamat yakni bernama Neng Ayu (5) dan M. Dede Solehudin.

Kepolisian sendiri telah menangkap tiga tersangka dalam kasus ini. Di antaranya, Wowon Erawan alias Aki, Solihin alias Duloh, dan M Dede Solehudin yang juga jadi korban.

Setelah penyelidikan lebih lanjut, ternyata ada aksi pembunuhan lain yang dilakukan para tersangka.

Wowon cs pernah melakukan pembunuhan di Cianjur dan Garut, Jawa Barat. Di lokasi ini, ada lima orang korban pembunuhan Wowon Cs. Empat di antaranya merupakan keluarga dari pelaku.

Wowon membunuh Wiwin yang merupakan istrinya sendiri. Wowon juga membunuh anaknya, Bayu (2) dan mertuanya yang merupakan ibu korban Wiwin, Noneng.

Wowon juga menghabisi nyawa Farida yang merupakan seorang tenaga kerja wanita (TKW). Korban dijanjikan menggandakan uang oleh para tersangka.

Keempat jenazah itu dimasukan ke dalam tiga lubang di sekitar rumah Wowon, kawasan Cianjur bersama semua barang-barangnya.

Tersangka menuntup lubang jenazah korban dengan cara dicor dan dikeramik guna menutupi jejak korban.

Adapun satu korban lainnya ialah Halimah yang merupakan istri kelima Wowon yang dibunuh oleh Duloh.

Kepada pihak keluarga korban, Duloh mengatakan Halimah meninggal dunia karena sakit. Halimah tewas akibat dicekik oleh Duloh.

Kini, korban Halimah sudah dimakamkan di kampung halamannya di Cilicin, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

Selain itu, ada satu korban lainnya bernama Siti. Siti dibuang ke laut di Surabaya, Jawa Timur oleh Wowon Cs dengan meminta tolong Noneng.

Akhirnya, jenazah Siti ditemukan dan dimakamkan secara layak.

Siti dibunuh lantatan menagih janji ke Wowon soal penggandaan harta kekayaan miliknya.

Total korban yang dibunuh oleh Wowon Cs ialah sebanyak sembilan orang. (cr3/jpnn)


Redaktur : Dedi Yondra
Reporter : Fransiskus Adryanto Pratama

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler