Analisis Tim Satgas Soal Terjadinya Ledakan Covid-19 di Indonesia

Sabtu, 26 Juni 2021 – 14:48 WIB
Ilustrasi warga memakai masker mewaspadai ancaman Covid-19. Foto: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Ketua Bidang Penanganan Kesehatan Satgas Covid-19 BNPB Alexander Ginting menilai ada dua aspek yang membuat penularan virus SARS-CoV-2 terus meningkat di tanah air.

Satu di antaranya adanya kelonggaran menerapkan protokol kesehatan 3M, meski pemerintah telah menggalakkan vaksinasi Covid-19.

BACA JUGA: Kasus Penularan Covid-19 ke Anak-anak di Jakarta Meningkat, Begini Respons Bu Mufida

"Mobilitas penduduk dan kepatuhan terhadap 3M ini belum maksimal," kata Alexander dalam sebuah diskusi daring, Sabtu (26/6).

Alumnus kedokteran Universitas Indonesia itu mengatakan, ledakan Covid-19 juga dipicu belum menyeluruhnya vaksinasi.

BACA JUGA: Kasus COVID-19 Diprediksi Melandai Juli, Tetapi Ada Hal Mengkhawatirkan

Penyerapan vaksinasi kelompok lansia tidak sampai setengah dari target yang ditetapkan.

Hanya kelompok tenaga kesehatan yang proses vaksinasi sudah mencapai 100 persen.

BACA JUGA: Simak, Info Terbaru dari Anies Baswedan Tentang Kondisi Covid-19 di DKI Jakarta

"Untuk lansia sendiri di mana populasinya adalah rentan dan setengah dari yang meninggal itu adalah lansia. Itu (vaksinasi) masih kecil," tutur Alexander.

Oleh karena itu, kata dia, vaksinasi perlu terus digenjot demi mencapai kekebalan komunal atau herd immunity, terutama vaksinasi maksimal ke kelompok lansia.

"Ini juga yang harus dipertajam kenapa lansia serapannya kecil dari 21 juta yang ditargetkan, penyerapannya masih di bawah tiga atau empat juta orang," tutur Alexander.

Penambahan kasus Covid-19 per Kamis (24/6) mencapai 20.574 pasien. Angka itu menjadi rekor baru penambahan kasus Covid-19 di tanah air.

Data Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI kasus Covid-19 sudah melebihi 2 juta orang. (ast/jpnn)

Video Terpopuler Hari ini:


Redaktur & Reporter : Aristo Setiawan

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler