Anas Bela Boediono Soal Kasus Century

Minggu, 24 November 2013 – 23:06 WIB

jpnn.com - JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa Wakil Presiden RI Boediono, Sabtu (23/11). Mantan Gubenur Bank Indonesia ini diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi pemberian Fasilitas Pendanaan Jangka Pendek (FPJP) dan penetapan Bank Century sebagai bank gagal berdampak sistemik.

Mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum angkat bicara soal pemeriksaan Boediono. Menurutnya, Boediono tidak main-main ketika mengambil keputusan menyelamatkan Bank Century. Anas pun percaya Boediono tidak mengambil keuntungan terkait pemberian dana kepada Bank Century.

BACA JUGA: Dukung JK Nyapres, NasDem Sulsel Sebar Spanduk

"Saya juga percaya Pak @boediono tidak ambil keuntungan pribadi dari kucuran dana Bank Century," tulis Anas dalam akun Twitternya @anasurbaningrum, Minggu (24/11).

Anas menyatakan mengenal cukup baik Boediono. Anas menilai Guru Besar ilmu ekonomi di Universitas Gadjah Mada itu merupakan pribadi dan pejabat yang baik.

BACA JUGA: Pimpin Golkar Setahun Lagi, Ical Diangap Belum Lunasi Janji

"Saya kenal cukup baik Wapres Boediono. Bahkan sangat intensif berkomunikasi saat Pansus Bank Century berlangsung," ujar Anas.

Soal apakah Boediono terlibat atau tidak dalam kasus Century, penggemar klub sepakbola Manchester United ini menyatakan, menyerahkan hal itu kepada KPK.

BACA JUGA: Elektabilitas Rendah, Irman Tetap Semangat

"Saya tidak tahu apakah Pak @boediono akan salah di mata hukum? Itu urusan dan otoritas KPK. Yang pasti Pak @boediono mendukung tindakan tegas kepada pihak-pihak yang menyalahgunakan dana talangan Bank Century," kata Anas.

Menurutnya, Boediono bisa membantu KPK untuk mengungkap skandal Bank Century. Caranya dengan membeberkan orang-orang yang diduga menunggangi kebijakan BI untuk kepentingan pribadi sehingga terjadi skandal itu.

"Mungkin Pak @boediono bisa membantu menemukan jejak dari "pihak-pihak yang menyalahgunakan". Tidak perlu ragu dan takut," kata Anas.

Saat ini, Anas menyatakan, tinggal KPK bekerja untuk mencari tahu siapa yang menyalahgunakan dana bailout Century. Lagipula menurut mantan anggota KPU ini, KPK sudah memiliki cukup banyak data terkait persoalan Century.

"Datanya sebagian besar sudah berada di KPK. Apakah KPK berani? Itu saya tidak tahu. Kata salah satu pimpinannya, hanya takut kepada Tuhan saja," kata Anas. (gil/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Boediono Dicurigai Barter Bailout Century dengan Jabatan Wapres


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler