Anas Tak Mau Tafsirkan Isi Pidato SBY

Minggu, 17 Februari 2013 – 21:12 WIB
JAKARTA - Ketua Umum Partai Demokrat (PD), Anas Urbaningrum menilai pidato Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sudah sangat jelas. Karenanya, Anas tak mau memberi tafsiran lagi atas pidato SBY.

"Pidatonya sudah jelas, top. Beliau sudah sampaikan secara rinci, jelas, terang benderang. Tidak usah perlu juru tafsir lagi," kata Anas di Hotel Grand Sahid Jaya, Minggu (17/2).

SBY dalam pidatonya mengisyaratkan bahwa hubungannya dengan Anas baik-baik saja. Bahkan SBY tak mau dibentur-benturkan dengan Anas.

"Saya mulai dari apa yang beredar di kalangan masyarakat termasuk komentar dari pengamat yang menghadap-hadapkan antara saya selaku Dewan Pembina dengan saudara Anas sebagai Ketua Umum yang sebenarnya kami berdua juga duduk bersama dalam Majelis Tinggi. Anas sebagai ketua umum otomatis Wakil Ketua Majelis Tinggi. Sedangkan yang lainnnya mewakili. Orang lain boleh bicara, kritik dan adu domba, tapi kami tetap jernih dan rasional," kata SBY.

SBY mengaku tahu bahwa publik maupun pihak di luar Demokrat mengharapkan hal yang menghebohkan akan terjadi di Rapimnas. Apalagi beberapa hari sebelum Rapimnas digelar, sejumlah isu menyebar. Mulai isu yang menyebut bahwa Rapimnas akan menjadi Konggres Luar Biasa (KLB) untuk menggulingkan Anas, hingga  Edhie Baskoro Yudhoyono atau  Ibas akan menjadi Ketua Umum PD.

Namun SBY menepis semua  isu itu. Menurutnya, Rapimnas hanya membahas mengenai penataan dan konsolidasi kembali partai yang terpuruk itu untutk mengembalikan citra dan elektabilitas.

"Inti penyelamatan di seluruh tanah air adalah secara internal atau ke dalam kami melakuan pembenahan diri penertiban dan pembersihan dari unsur-unsur yang merusak. Tidak efektif kalau hanya dilakukan oleh Ketua Umum, oleh karena itu Majelis Tinggi juga turun untuk melaksanakannya," tegas SBY.(gil/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Calon PDIP-PPP Menang di 5 Dapil Pilkada Banyumas

Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler