Aneh, Balita ini Positif Corona tetapi Orang Tua Negatif

Sabtu, 02 Mei 2020 – 06:19 WIB
Ilustrasi Tenaga medis. Foto: AFP

jpnn.com, MALANG - Satgas Covid-19 Kota Malang, Jatim belum mengetahui riwayat tertularinya pasien Covid-19, seorang balita berusia satu tahun.

Kabag Humas Pemerintah Kota (Pemkot) Malang, Widianto mengatakan, setelah di-tracing, keluarga balita tersebut tak ada yang terpapar Covid-19.

BACA JUGA: Dilarang Keras Mengunjungi Istri Muda di Wilayah Ini Selama Pandemi Corona

Orang tua atau keluarga lain dari balita laki-laki tersebut juga tak ada riwayat perjalanan ke luar kota.

Namun, berdasarkan pengakuan keluarga, balita tersebut sering diajak berjualan di Pasar Induk Gadang, Kota Malang. Kebetulan orang tua balita tersebut seorang pedagang di Pasar Induk Gadang.

BACA JUGA: Satu Keluarga, Termasuk Balita 1,6 Tahun Terpapar Covid-19

"Si Ananda ini sering diajak orang tuanya dagang. Orang tuanya itu kan pedagang di Pasar Gadang," katanya Widianto.

Tim Satgas Covid-19 Kota Malang juga sudah melakukan rapid test terhadap keluarga balita tersebut dan hasilnya negatif Covid-19 atau non-reaktif.

BACA JUGA: 5 Berita Terpopuler: Guru PNS Tidur-tiduran Tetap Digaji, Adegan Ciuman di TVRI, TKA Tiongkok

"Jadi kemarin menelusuri di lingkup keluarga terdekat. Selama ini orang tua dan keluarga yang ada di rumah orang tuanya itu. Langsung di-rapid test. Hasilnya reaktif negatif," kata Widianto.

Menurut Widianto, balita tersebut berdasarkan hasil tracing tidak memiliki riwayat kontak erat dengan pasien Covid-19 di Kota Malang.

"Tidak memiliki riwayat kontak dengan pasien positif yang sebelum-sebelumnya," katanya.

Widianto menilai, kasus balita konfirm positif virus corona di Kota Malang ini merupakan kasus yang unik, ihwalnya dari hasil tracing tak ditemukan riwayat balita tersebut terjangkit virus corona.

"Ini yang menjadi sesuatu yang unik," kata Widianto.

Diberitakan sebelumnya, satu tambahan pasien Covid-19 di Kota Malang merupakan balita. Balita tersebut beralamat di Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang.

Balita tersebut menjalani perawatan di Rumah Sakit Hermina pada 12 April 2020. Kemudian oleh pihak rumah sakit dilakukan swab pada 14 dan 15 April 2020.

Pada 16 April 2020, berdasarkan observasi klinis tim medis, balita tersebut dipulangkan karena kondisinya berangsur membaik.

Lalu, pada 26 April 2020, hasil swab dari balita tersebut keluar dan dinyatakan positif corona. (ngopibareng/jpnn)


Redaktur & Reporter : Natalia

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler