Anggaran Covid-19 di Kota Pasuruan Menipis, Gus Ipul Sampai Buka Posko Donasi

Kamis, 01 Juli 2021 – 15:06 WIB
Saifullah Yusuf alias Gus Ipul. Foto: ANTARA/dokumentasi pribadi

jpnn.com, PASURUAN - Anggaran penanganan Covid-19 di Pasuruan mulai menipis, terutama untuk Biaya Tak Terduga (BTT). 

Wali Kota Pasuruan Saifullah Yusuf pun berencana membuka posko donasi penggalangan dana.

BACA JUGA: Bantu Gus Ipul, Cak Sodiq Bikin Lagu Pasuruan Ayo Vaksin

Tempat itu akan dibuka bagi masyarakat yang ingin membantu. 

"Anggaran pemkot untuk penanganan Covid-19 terus berkurang dan posisinya hari ini sangat tipis sekali. Makanya kami perlu cari cara lagi," kata dia secara tertulis, Rabu (30/6).

BACA JUGA: Terpapar Covid-19, Warga Bekasi Meninggal Saat Isolasi Mandiri di Rumah

Mantan Wakil Gubernur Jatim dua periode itu menyebut anggaran menipis karena sudah digunakan membeli obat-obatan, tambahan tempat karantina dengan sewa hotel, dan lain sebagainya.

"Ini bukan anggaran pokok untuk pemberian Bantuan Langsung Tunai (BLT), sembako, sosialisasi, pemulihan ekonomi dan lain sebagainya. Ini beda," ucap dia.

BACA JUGA: Anggaran KPI Mencapai Rp 60 Miliar, Bagaimana Kalau Dialihkan untuk Penanganan COVID-19?

Pihaknya akan mencari alternatif dengan refocusing anggaran yang tersisa, meminta bantuan provinsi jika masih bisa, dan membuka penggalangan dana.

"Atau kalau tidak, kami membuka posko donasi. Silakan masyarakat yang ingin terlibat menangani Covid-19, mari donasi. Bisa berupa uang atau barang," ujarnya.

Gus Ipul, sapaan akrab Saifullah Yusuf, bersama Satgas Covid-19 Kota Pasuruan juga menyiapkan sejumlah langkah strategis menyikapi perkembangan kasus di wilayahnya.

Seperti mempercepat vaksinasi dan PPKM darurat. Untuk PPKM Darurat memiliki 12 sektor yang akan ada pembatasan di sektor perkantoran, pendidikan, tempat umum, dan lainnya.

"Pekan ini kerja sama dengan Kodim 0819 ada 3.000 vaksin. PPKM Darurat masuk level tiga. Nanti akan kami sesuaikan," pungkas Gus Ipul. (mcr12/jpnn) 

Yuk, Simak Juga Video ini!


Redaktur & Reporter : Arry Saputra

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler