Anies Baswedan Bakal Tindak Pihak yang Pulangkan Mobil Ratna

Rabu, 04 April 2018 – 16:18 WIB
Ratna Sarumpaet di Mapolda Metro Jaya pada 5 Januari 2017. Foto: Ricardo/JPNN.Com

jpnn.com, JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengaku tidak menerima telepon aktivis Ratna Sarumpaet untuk memulangkan mobil yang diderek oleh Dinas Perhubungan DKI Jakarta.

Anies menyampaikan alibi bahwa dirinya tengah menggelar rapat BKSP saat mobil Ratna diderek petugas Dishub, Selasa (3/4) siang kemarin.

BACA JUGA: Mobil Ratna Sarumpaet Diderek, Ini Kata Bang Sandi

"Enggak (dihubungi). Kalau telepon, Anda tahu sendiri, kemarin saya rapat BKSP sampai siang. Anda di ruangan semua. Saya tidak terima telpon apa pun," kata Anies di Gedung DPRD DKI Jakarta, Rabu (4/4).

Ratna sendiri dalam keterangannya mengaku menelepon Anies usai mobilnya diderek oleh petugas. Namun, Ratna mengaku yang mengangkat telepon adalah staf Anies.

BACA JUGA: Alasan Anies Ganti Istilah yang Dipakai di Zaman Ahok

Menanggapi itu, Anies mengaku akan memeriksa hal tersebut. Namun, menurutnya, memberikan kelonggaran terhadap tindakan hukum merupakan pelanggaran yang sesungguhnya.

Anies mengaku tidak akan menoleransi hal itu.

BACA JUGA: Jawaban Anies Baswedan Dinilai Hanya Sebatas Retorika

"Salah! Dan siapa pun yang salah ditindak," tegas Anies.

Anies menilai, masyarakat yang tidak menerima tindakan hukum sudah diberikan jalurnya untuk menanggapi dalam konstitusi.

"Cek aturannya, boleh tidak mobil diderek dan dikembalikan? Itu pelanggaran. Jadi justru saya akan panggil, saya akan disiplinkan. Disiplinkan apa? Taati SOP dan saya garis bawahi, jangan kita bekerja karena rasa takut. Nanti tidak muncul kebiasaan disipilin SOP," kata Anies. (tan/jpnn)

 

BACA ARTIKEL LAINNYA... PKS Bantah Cawapres Prabowo Tinggal Gatot dan Anies


Redaktur & Reporter : Elfany Kurniawan

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler