Anies Baswedan Yakin Bawa Jakarta Keluar dari Daftar 10 Kota Termacet Dunia

Kamis, 05 Desember 2019 – 22:39 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Foto : Antara/Fauzi Lamboka

jpnn.com, JAKARTA - Gubernur Anies Baswedan bertekad membawa DKI Jakarta keluar dari daftar 10 kota termacet di dunia. Dia optimistis bisa mewujudkan cita-cita ini sebelum masa jabatannya habis pada 2022 mendatang.

Untuk diketahui, pada 2017 lalu, Jakarta berada di posisi ke-4 dalam daftar kota termacet di dunia. Pada 2018 atau setahun setelah Anies terpilih jadi gubernur, Jakarta melompat ke nomor tujuh.

BACA JUGA: Pamer Penghargaan Transportasi, Anies Baswedan: Jakarta Jadi Rujukan Dunia

"Kita bersama-sama keluar dari 10 besar kota paling macet. Sekarang kalau turun di nomor tujuh artinya peningkatan kita sangat drastis," kata Anies saat menghadiri peluncuran inovasi layanan E-TLE Development Program Polda Metro Jaya, Kamis (5/12).

Menurut Anies, salah satu cara mengurai kemacetan adalah dengan mendorong warga beralih dari kendaraan pribadi ke transportasi umum. Anies merasa, Pemprov DKI sudah cukup berhasil melakukan hal itu.

BACA JUGA: Anies Baswedan Banggakan Kinerja TGUPP, Ternyata Ini Kerjanya

Dia mengungkapkan, pada 2016 tercatat penumpang Transjakarta berjumlah 338 ribu. Kini rata-rata 700 ribu penumpang orang. Puncaknya, lanjut Anies, tiga hari lalu jumlah penumpang Transjakarta mencapai 987 ribu penumpang

"Apa artinya? Ketika dari 338 ribu naik menjadi 700 ribu, ada 360 ribu orang yang memutuskan meninggalkan kendaraan pribadi beralih ke kendaraan umum, maka kemacetan di Jakarta bisa dikurangi," pungkas dia. (ant/dil/jpnn)

BACA JUGA: Anies Minta Warga Jakarta Menahan Sakit Akibat Pembangunan


Redaktur & Reporter : Adil

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler