Anies Klaim Bisa Hapus Kemiskinan dengan Cara Ini

Rabu, 28 Desember 2016 – 18:35 WIB
Anies Baswedan di kantor redaksi Gatra. Foto: Ist

jpnn.com - JPNN.com - Calon Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan telah mengenal kemiskinan sejak dirinya terlibat dalam gerakan Indonesia Mengajar.

"Saya telah datang ke daerah yang disebut miskin, tidak ada sinyal, tidak ada listrik, tidak mengenal teknologi. Terisolasi sudah," kata Anies di ruang rapat kantor Gatra, Jalan Kalibata Timur IV nomor 15, Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan, Rabu (28/12).

BACA JUGA: Lagi, Koh Ahok Ingat Pesan Ayahnya

Namun dua bulan terakhir sejak dirinya diamanahkan sebagai Cagub, mantan menteri pendidikan dan kebudayaan ini jadi merasa dirinya tidak tahu apa-apa tentang kemiskinan.

Hal tersebut dia sadari setelah berkeliling ke tempat-tempat di ibukota yang tak pernah dijamahnya.

BACA JUGA: Cililitan Kecil Sering Banjir, Ini Solusi dari Ahok

"Di pelosok itu miskin, namun kemiskinan dalam udara bersih, memetik apa saja ada di situ, hidup gotong royong, satu suku besar yang saling mendukung, dan dalam kebahagiaan. Sedangkan di Jakarta, kita akan menemukan kemiskinan dalam polusi yang luar biasa tinggi, kesendirian, ketimpangan, serta keputusasaan. Kemiskinannya pun diturunkan lintas generasi," jelas Anies.

Karena itu Anies berencana untuk mengentaskan kemiskinan ekstrim di Jakarta melalui dua pendekatan utama berdasarkan jangka waktunya.

BACA JUGA: Anies-Sandi Belum Memiliki Kapasitas Memimpin Jakarta

"Jangka pendek melalui tersedianya lapangan pekerjaan, turunnya angka pengangguran. Jangka panjang, kita akan selesaikan (kemiskinan) melalui pendidikan," kata Anies dengan tegas.

Upaya pengentasan kemiskinan adalah bagian terpenting untuk tegaknya keadilan sosial. Dalam pandangan Anies, keadilan adalah tanggung jawab moral besar yang harus dibereskan oleh gubernur terpilih.

"Rasanya persoalan di Jakarta adalah keadilan sosial. Ini core problem yang menurut pandangan kami (Anies-Sandi) tidak menjadi perhatian serius. Yang jadi perhatian adalah benda mati, infrastruktur penopang kehidupan. Tapi kehidupannya itu sendiri kurang diperhatikan," kata Anies.

Anies mengingatkan, jangan pernah mengatakan mereka yang miskin adalah orang dari luar Jakarta.

"Karena kita belum ada di sini, mereka sudah ada selama puluhan tahun tinggal di ibukota," papar Anies.

Anies berharap setiap warga Jakarta memandang warga miskin sebagaj saudara sebangsa. Dan tugas seorang gubernur bukanlah meniadakan orang miskin, namun menghapuskan kemiskinan itu sendiri.

"Selama ini orang miskin dipindahkan ke gedung-gedung, dihilangkan. Orang miskin dipinggirkan dan termarjinalkan. Kita akan berikhtiar untuk mengubah itu. Insya Allah kita buat Jakarta lebih baik," pungkas Anies. (awr/rmol)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Politkus PKS Yakin Anies-Sandi Bisa Bikin Jakarta Aman


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler