Antam Manfaatkan Tandan Kosong Kelapa Sawit untuk Reklamasi

Selasa, 30 Agustus 2022 – 20:41 WIB
Ilustrasi - Dua pekerja mengangkat tanda buah segar kelapa sawit. PT Aneka Tambang (Antam) memanfaatkan tandan kosong kelapa sawit untuk reklamasi. Foto: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com - JAKARTA - Sekretaris perusahaan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) Syarif Faisal Alkadrie mengatakan pihaknya melakukan reklamasi dengan memanfaatkan tandan kosong kelapa sawit (tankos).

Reklamasi dilakukan bersama masyarakat yang berada di sekitar Unit Bisnis Pertambangan (UBP) Bauksit, Antam, di Kalimantan Barat.

BACA JUGA: Tata Kelola yang Baik Membuat Antam Capai Zero Fatality di 2022

“Kegiatan setelah penambangan yang dilakukan di wilayah operasi UBP Bauksit Kalimantan Barat ini dilakukan dengan melibatkan kelompok rentan sebagai salah satu program pemberdayaan masyarakat."

"Hingga saat ini 200 masyarakat yang tergabung dalam Kelompok Mamalam telah menjadi mitra Antam,” ujar Syarif dalam keterangannya, Selasa (30/8).

BACA JUGA: Harga TBS Kelapa Sawit di Riau Naik Lagi

Menurut Faisal, tankos merupakan material yang kaya unsur hara.

Dari teksturnya yang runcing dan tajam, tankos cocok untuk di lereng yang curam di atas 450 meter.

BACA JUGA: Pemerintah Memberlakukan Tarif Baru untuk Jaga Industri Kelapa Sawit

Tankos memiliki perimbangan magnesium/kalium (Mg/K) dan kapasitas tukar kation yang tinggi.

“Tankos juga menjadi sumber makanan bagi mikroorganisme untuk menguraikan bahan organik."

"Penggunaan tankos dapat membantu percepatan pertumbuhan tinggi tanaman dan tajuk yang lebih lebar,” ucapnya.

Hingga saat ini tercatat 587.036 bibit tanaman telah ditanam di lahan reklamasi tambang bauksit Antam di Kalbar.

Jenis tanaman yang ditanam antara lain, jambu hutan, sengon, karet, johar, jengkol, jambu mete, nyatoh dan ulin.

“Kami berharap dengan adanya sinergi dan pemanfaatan limbah dalam pelaksanaan pascatambang dapat memaksimalkan upaya pengelolaan lingkungan yang dilakukan Antam dan memberikan manfaat bagi generasi yang akan datang,” kata Faisal. (gir/jpnn)


Redaktur & Reporter : Kennorton Girsang

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler