Apa yang Terjadi pada Wajah Selama Skin Fasting?

Selasa, 30 Juni 2020 – 09:34 WIB
Wajah (ilustrasi). Foto: Prevention

jpnn.com - Jika produk skincare yang Anda gunakan malah menyebabkan masalah baru, mungkin ini adalah tanda bahwa kulit Anda butuh skin fasting. 

Skin fasting adalah ‘puasa’ dari berbagai produk skincare dalam waktu tertentu untuk menjaga kesehatan kulit. Prinsipnya bahwa dengan tidak memakai skincare, kulit bisa mengembalikan keseimbangannya yang selama ini berubah akibat bahan kimia.

BACA JUGA: 6 Kebiasaan ini Bisa Bikin Wajah Terlihat Lebih Tua

Coba hentikan pemakaian satu demi satu produk tersebut hingga Anda tahu mana skincare yang tidak cocok.

Apa yang terjadi selama skin fasting?

BACA JUGA: Kiat Memilih Krim Pencerah Flek Hitam di Wajah

Bentuk skin fasting bisa berbeda pada tiap orang, dari sekadar berhenti menggunakan pelembap hingga tidak memakai produk skincare sama sekali. Lamanya pun bervariasi, ada yang hanya beberapa hari, satu minggu, atau bahkan lebih.

Anda bisa mulai dengan berhenti memakai satu per satu produk. Perhatikan apakah ada perubahan setelah Anda berhenti menggunakan produk tertentu. Terus lanjutkan hingga hanya menyisakan sunscreen.

BACA JUGA: 5 Kiat Agar Memiliki Imunitas Kulit yang Baik

Sunscreen adalah produk yang sebaiknya tidak dilewatkan saat skin fasting. Pasalnya, sinar ultraviolet dapat mengakibatkan kerusakan pada kulit. Cukup cuci muka Anda dengan air dan gunakan sunscreen sebagai pengganti rutinitas skincare.

Anda mungkin akan mengalami berbagai perubahan. Jika Anda memiliki kulit kering, skin fasting dapat membuatnya membaik atau justru lebih parah lagi. Jadi, pastikan Anda minum cukup air untuk mencegah kulit bertambah kering.

Lihat hasilnya beberapa hari kemudian dan bandingkan dengan kondisi kulit Anda sebelumnya. Bila skin fasting membuat kulit Anda lebih baik, Anda bisa mengulanginya beberapa bulan sekali.

Skin fasting adalah metode alami untuk menjaga kesehatan kulit dengan tidak memakai skincare selama jangka waktu tertentu. Cara ini diyakini akan membuat kulit ‘bernapas’ bebas setelah sebelumnya terus terkena bahan kimia dari produk skincare.

Walau berpotensi baik bagi kulit, perlu diingat bahwa skin fasting dapat menimbulkan efek yang berbeda pada tiap orang. Jika Anda berminat melakukan skin fasting, coba lakukan dahulu selama 3-4 hari dan lihat efeknya pada kulit Anda.

Hentikan skin fasting bila kulit malah menjadi kering, berjerawat, ataupun mengalami masalah lainnya. Ikuti kembali rutinitas skincare Anda dan konsultasikan masalah ini pada dokter kulit untuk menentukan solusinya.(HelloSehat)


Redaktur & Reporter : Yessy

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler