APPI Resmi Cabut Penolakan Bermain di Liga 1 2018

Rabu, 03 Oktober 2018 – 23:20 WIB
Kesepakatan damai antar suporter dengan menandatangani nota damai. Foto: APPI online

jpnn.com, JAKARTA - Asosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia (APPI) secara resmi mencabut penolakan bermain di Liga 1 2018.

Sikap ini keluar setelah adanya acara Silaturahmi Suporter Indonesia yang digagas oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia.

BACA JUGA: Subangkit: Duel Melawan Bali United Harus dengan Kekompakan

Acara itu juga dihadiri PSSI, APPI, Manajemen Klub Liga-1, Komisi X DPR RI, BOPI, Baintelkam Polri, hingga Perwakilan Suporter Klub Sepakbola Indonesia.

Di akhir acara telah terjadi kesepakatan damai antar suporter dengan menandatangani nota damai.

BACA JUGA: Catat! Ini Perubahan Jadwal Laga PSMS di Putaran II Liga 1

Maka dengan ini menjawab sikap APPI pada poin-6, yang berbunyi “Kami Pesepakbola yang tergabung di Asosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia (APPI) dan mewakili dari tiap-tiap klub peserta Liga-1 tahun 2018 sebagai bentuk belasungkawa atas insiden yang terjadi, dan juga sebagai bentuk desakan kepada suporter, kami sepakat untuk tidak bermain di pekan 24 Liga-1 tahun 2018 hingga tercapainya nota damai suporter tersebut.”

“Akan hal ini para pesepakbola profesional Indonesia menyatakan siap untuk kembali bermain dalam lanjutan Liga-1 tahun 2018.

BACA JUGA: Persija Sambut Positif Liga 1 Kembali Bergulir 5 Oktober

“Dan kami berharap bahwa nota damai suporter tersebut dapat ditindaklanjuti dan dapat dikukuhkan menjadi regulasi oleh federasi. Agar menjadi pijakan tidak terulang nya kembali insiden ini di kemudian hari,” tulis dalam rilis APPI.

Bagaimana jawaban Menpora Imam Nahrawi? Menteri asal Bangkalan Madura itu akan pelajari lebih dulu sanksi yang dijatuhkan Komdis PSSI kepada Persib dan pihak terkait.

Dia akan baca kronologis dulu sampai temuan Tim Pencari Fakta PSSI seperti apa.

Kemudian dikeluarkan kesimpulan yang sebelumnya melibatkan tim bentukan Kemenpora melihat sanksi yang dikeluarkan Komdis PSSI.

Dia juga meminta hukuman yang dijatuhkan Komdis juga harus berlaku bagi klub mana pun yang mengalami kasus sama.

“Pokoknya hukum harus berlaku kepada siapapun jadi tidak hanya Persib, tapi klub lain yang melakukan itu ya harus dihukum setimpal juga. Jangan pilih kasih,” jelas Menpora Imam.

Bagaimana dengan rencana memutar kembali kompetisi tanggal 5 Oktober? “Jika sudah ada tindakan-tindakan, kenapa tidak?

Tapi saya berharap ada regulasi tetap yang nantinya berlaku bagi semua klub jika kompetisi diputar kembali,” ucapnya.

Mengingat, lanjutnya tidak hanya itu saja kesepakatan dalam pertemuan kemarin sore.

Di sana juga dibahas soal nyanyian rasial, koreografi, tulisan-tulisan ini harus diambil tindakan tegas.

“Kita juga akan lihat nanti seperti apa regulasi tetap melihat perilaku yang tidak sesuai dengan tata krama, norma, maupun aturan main yang ada,” jelas Menpora Imam.(kmd/aja/gsm)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Liga 1 2018 Bergulir Lagi, Ini Jadwalnya


Redaktur & Reporter : Budi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag
APPI   Liga 1 2018  

Terpopuler