Apresiasi Langkah Menkeu Batalkan Revisi PPh Pelayaran Dalam Negeri

Kamis, 30 April 2015 – 23:38 WIB

jpnn.com - JAKARTA - Anggota Komisi XI DPR yang membidangi perpajakan, Maruarar Sirait mengapresiasi langkah Menteri Keuangan Bambang PS Brodjonegoro yang membatalkan rencana revisi atas kebijakan pajak penghasilan (PPh) final bagi usaha pelayaran dalam negeri. Menurut Maruarar, keputusan Menkeu mengejar PPh dari usaha pelayaran luar luar negeri merupakan langkah tepat demi menggenjot penerimaan negara.

"Saya sudah konfirmasi ke menteri keuangan dan dirjen pajak, bahwa kebijakan itu tak jadi dilakukan. Saya sebagai anggota DPR menyambut baik kebijakan pemerintah itu, khususnya kepada Menkeu dan Dirjen Pajak (Sigit Priadi Pramudito, red),” kata Maruarar dalam keterangannya kepada wartawan di Jakarta, Kamis (30/4).

BACA JUGA: Sayangkan Bank Nasional Kurang Peduli dengan UMKM

Politikus PDI Perjuangan yang akrab disapa dengan panggilan Ara itu menambahkan,  keputusan Menkeu membatalkan PPh final dari pelayaran dalam negeri  merupakan bentuk sikap sensitif pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla terhadap aspirasi masyarakat. Sebab, langkah itu berarti merupakan upaya nyata untuk memerkuat usaha pelayaran nasional sebagaimana konsep Poros Maritim yang digagas Presiden Jokowi.

Ara menambahkan, selama ini para pengusaha asing selalu bisa menyiasati aturan tax treaty sehingga membenarkan operasi mereka di Indonesia tanpa pajak. Politikus muda itu juga menyebut  langkah Menkeu mengejar PPh dari pelayaran asing sejalan dengan azas cabotage yang diatur dalam UU Pelayaran.

BACA JUGA: Sarankan Jokowi Kejar Pajak PT Astra dan Nestle

“Itu sejalan dengan prinsip pengembangan Poros Maritim yang didorong serius oleh Presiden Jokowi. Kita mendukung, agar pemerintah ke depan fokus ke kapal asing itu. Itu sesuai dengan asas cabotage yang diatur di UU kita," tegas Ara.

Kabar dari Ara tentang langkah Menkeu membatalkan revisi PPh untuk pelayaran dalam negeri direspon positif para pemilik kapal yang tergabung dalam Indonesian National Shipowners Association (INSA).  Pengurus INSA, Paula Marlina menilai kebijakan yang memanjakan pelayaran dalam negeri itu membuat semangat para pemilik kapal nasional terdongkrak.

BACA JUGA: Kuartal Pertama, Pertamina Laba Rp 357 Miliar

"Kita jadi lebih semangat berusaha. Dan bagi kami, dengan kebijakan ini, Pemerintah memang benar-benar serius mengembangkan Poros Maritim," ujar Paula.(ara/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Ekonomi Lesu, Bisnis TV Berbayar dan Internet Tetap Melaju


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler