AR Ajak Mahasiswi Masuk Kamar Indekos, Matikan Lampu, Selanjutnya Ini yang Terjadi

Rabu, 14 September 2022 – 21:53 WIB
Kasi Humas Polres Bengkulu AKP Sugiharto. Foto: Febi/rakyatbengkulu

jpnn.com, BENGKULU - Seorang mahasiswi berinisial YA, 21, warga asal Kecamatan Curup Tengah Kabupaten Rejang Lebong (RL), Bengkulu, nyaris menjadi korban pemerkosaan, Rabu (14/9/2022).

Mahasiswi salah satu universitas di Kota Bengkulu itu, melaporkan pelaku ke Mapolres Bengkulu, atas dugaan pelanggaran Undang-Undang Perlindungan Perempuan.

BACA JUGA: Pria ASN Penendang Motor Pengendara Terungkap, Pelaku Pegawai Dispora, Begini Nasibnya Sekarang

Kasi Humas Polres Bengkulu AKP Sugiharto ketika dikonfirmasi, Rabu (14/9/2022) membenarkan informasi ada laporan dugaan tindak asusila.

Dia menyampaikan laporan sudah diterima dan angotanya telah menindaklanjutinya.

BACA JUGA: Pria Ini Sudah Ditangkap Polisi, Kakinya Ditembak, Lihat Tampangnya

"Modusnya pelaku mengajak korban ke kosan. Sesampai di kosan pelaku langsung menutup pintu dan melakukan tindakan tersebut. Untuk laporan sudah kami terima dan ditindaklanjuti," ujar Sugiharto dikutip dari Rakyat Bengkulu hari ini.

Akibat kejadian yang dialami, pelapor merasa trauma.

BACA JUGA: Sejoli Begituan di dalam Mobil Berjalan, Videonya Viral, Pemeran Ternyata

Data terhimpun, dari laporan korban kejadian berlangsung di salah satu kos-kosan di Kelurahan Tanah Patah Kota Bengkulu, Senin (12/9/2022).

Saat itu, terduga pelaku AR mengajak korban ke kosannya. Tanpa menaruh curiga, korban pun menuruti ajakan terlapor.

Sesampainya di kos, tanpa basa-basi lagi terlapor seketika menutup pintu dan mematikan lampu kosan.

Dalam hitungan detik, pelaku langsung menyambar dan memeluk korban dan berusaha melakukan tindakan asusila.

Korban yang kaget dengan tindakan pelaku, berontak dan melarikan diri ke arah kamar mandi untuk berlindung.

Namun, pelaku mengejar korban dan menghadang agar tidak melarikan diri.

Pelaku berusaha terus menjangkau korban. Di tengah kepanikan, korban menarik engsel pintu kosan hingga terbuka.

BACA JUGA: Pengakuan Mutilan Bantaeng, Potong-Potong Tubuh Kekasih Pakai Batu, Begini Kronologinya

Melihat ada kesempatan, sekuat tenaga korban kemudian melarikan diri dan melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian.(*/RB)


Redaktur & Reporter : Budianto Hutahaean

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler