Aremania Kejar dan Adang Bus Pemain Arema FC, Mereka Kecewa

Rabu, 11 April 2018 – 09:19 WIB
Aremania, pendukung fanatik Arema FC. Ilustrasi Foto: Doli Siregar/JPG/dok.JPNN.com

jpnn.com, MALANG - Puluhan Aremania mengadang bus pemain Arema FC yang baru tiba dari Samarinda usai laga melawan Borneo FC, Selasa (10/4).

Para Aremania yang kecewa atas kekalahan Singo Edan itu mayoritas mengenakan sepeda motor, membuntuti bus pemain mulai dari pertigaan Ahmad Yani, Blimbing, hingga dekat mes pemain di Jalan Raya Langsep, Kota Malang.

BACA JUGA: Hasil Liga I 2018: Borneo FC Menang Comeback Atas Arema FC

Dalam perjalanan, bus sempat terhenti karena diadang Aremania. Mereka meneriakkan kata-kata dan ungkapan kekecewaan bahwa permainan tim yang didukung masih kurang bagus hingga belum bisa memetik kemenangan perdana. Bahkan, asisten pelatih Arema Kuncoro sempat turun dari bus untuk menenangkan mereka.

Namun, ketika bus kembali berjalan, para Aremania terus mengejar dan membuntuti dengan menggunakan motor. Mereka sempat menggedor-gedor bus dari luar.

BACA JUGA: Liga 1 2018: Perkiraan Pemain Arema FC vs Borneo FC

Karena merasa tidak aman, akhirnya motor dan mobil patrol dari Polres Malang Kota (Makota) mengawal pemain hingga tiba di mes dengan selamat.

Meski sudah dikawal pihak kepolisian, para Aremania tetap membuntuti hingga berada dekat mes pemain Arema di Jalan Kesemek. General Manager Arema FC akhirnya turun untuk meredam emosi para Aremania.

BACA JUGA: Arema Resmi Perkenalkan Milan Petrovic sebagai Pelatih Baru

”Kami juga kecewa, tapi saat melawan Persib kami akan berusaha tampil lebih baik,” ujar manajer asal Madiun tersebut menenangkan.

Menanggapi insiden tersebut, asisten pelatih Arema Kuncoro mengaku senang jika Aremania masih seperti dulu. Yakni, melakukan protes langsung saat tim gagal.

”Dari dulu Arema terbentuk, Aremania memang seperti itu. Ini adalah bukti mereka masih cinta kepada Arema,” ujar Kuncoro.

Dia menambahkan, dirinya paham perasaan para Aremania yang kecewa terhadap permainan Arema di beberapa laga terakhir. ”Jujur sebenarnya saya juga emosi. Tapi, ketika melihat mereka sedih, saya juga paham perasaan mereka. Sebab, saya ini juga Aremania,” terangnya.

Dia menjelaskan, hal tersebut bisa berpengaruh baik maupun buruk bagi mental pemain Arema FC. ”Bagi pemain baru mungkin bisa terpengaruh mentalnya. Tapi, saya tegaskan kepada mereka jika hal ini justru harus dijadikan motivasi dan evaluasi bagi para pemain agar menjadi lebih baik lagi,” pungkasnya. (gg/c2/riq)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Hasil Liga 1 2018: Diego Michiels Diusir, Debut Dejan Yahud


Redaktur & Reporter : Soetomo

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler