Artis Faye Nicole Jones Datangi KPK, Ada Apa?

Sabtu, 25 Januari 2020 – 06:00 WIB
Faye Nicole Jones telah selesai menjalani pemeriksaan di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jumat (24/1). Foto : Fathan Sinaga/JPNN

jpnn.com, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membenarkan artis Faye Nicole Jones terkait dengan tersangka kasus suap pemberian fasilitas atau perizinan keluar Lapas Kelas I Sukamiskin, Bandung, Tubagus Chaeri Wardana (TCW) alias Wawan.

"Saksi yang kami hadirkan adalah terkait dengan pengetahuannya apakah juga mengenal tersangka TCW," ujar Pelaksana Tugas (Plt.) Juru Bicara KPK Ali Fikri di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (24/1).

BACA JUGA: Terseret Kasus Wawan, Faye Nicole Jones Diperiksa KPK

Ali tidak menjelaskan lebih jauh materi pemeriksaan yang ditanyakan oleh penyidik kepada Faye. Dia hanya menekankan, Faye memiliki keterkaitan atas kasus yang menjerat adik mantan Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah itu.

Dalam persidangan dengan terdakwa eks Kalapas Sukamiskin Wahid Husein terungkap, Wawan menyuap Husein untuk berkencan dengan seorang artis di sebuah hotel di Bandung. Nama Faye diduga artis yang dikencani Wawan tersebut.

BACA JUGA: Si Cantik Faye Nicole Jones Dipanggil KPK Terkait Kasus Wawan

KPK pada hari Rabu (16-10-2019) telah menetapkan lima orang tersangka dalam pengembangan kasus tindak pidana korupsi pemberian dan penerimaan hadiah atau janji terkait dengan pemberian fasilitas atau perizinan keluar Lapas Kelas I Sukamiskin, Bandung.

Lima orang itu, yakni Kepala Lembaga Pemasyarakatan Sukamiskin (Maret 2018) Wahid Husein (WH), Kepala Lembaga Pemasyarakatan Sukamiskin (2016 sampai dengan Maret 2018) Deddy Handoko (DHA).

BACA JUGA: Virus Corona Diduga Sudah Masuk Indonesia, Jokowi: Waspada

Selanjutnya, Direktur Utama PT Glori Karsa Abadi Rahadian Azhar (RAZ), Tubagus Chaeri Wardana (TCW) alias Wawan swasta atau warga binaan, dan Fuad Amin (FA) yang pernah sebagai Bupati Bangkalan atau warga binaan. Fuad telah meninggal dunia saat penyidikan berjalan.

Terkait dengan hal itu, KPK akan fokus menangani pada perkara yang melibatkan empat tersangka lainnya. (antara/jpnn)


Redaktur & Reporter : Fajar W Hermawan

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler