ASEAN Sepakat Bangung Pusat Pelatihan Peacekeeping Force di Sentul

Jumat, 20 Mei 2011 – 18:11 WIB

JAKARTA — Pertemuan Menteri Pertahanan (Menhan) se-Asean atau ASEAN Defence Ministers’ Meeting (ADMM) yang digelar di Jakarta, Kamis (19/5) menghasilkan 5 poin pentingSalah satunya adalah pembangunan Pusat Pelatihan Pasukan Penjaga Perdamaian atau Peacekeeping Center di di Sentul, Bogor, Jawa Barat.

"Sebelumnya ada lima pusat latihan yaitu di Thailand, Malaysia, Indonesia, Laos dan Filiphina

BACA JUGA: Obama Sanksi Assad dan Enam Kroninya

Yang terbesar nanti di Indonesia akan dibangun di kompleks Sentul," ujar Menteri Pertahanan (Menhan) Purnomo Yusgiantoro bersama para menhan se-ASEAN usai bertemu Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Kantor Kepresidenan, Jumat (20/5).

Fasilitas tersebut nantinya akan dimanfaatkan oleh seluruh anggota Asean
Program bidang pertahanan ini termasuk dalam program kerja Indonesia yang tahun memegang keketuaan Asean

BACA JUGA: Jelang Pilpres, Sarkozy Juga Disibukkan Kelahiran Anaknya



Diharapkan pula, target-target Asean bisa tercapai dengan program tersebut
"Jadi Asean community akan dicapai tahun 2015, road map-nya 2011-2013 sudah kita buat

BACA JUGA: Dari Bukan Siapa-siapa jadi Ngetop

Kita persiapan dalam rangka menuju Asean Community 2015," kata Purnomo.

ADMM ke-5 tahun 2011, kata Purnomo, juga menyepakati kerjasama 5 poin krusialLima poin itu yakni pertama, menjaga keamanan maritim yang berpusat di Malaysia dan AustraliaKedua, operasi menjaga perdamaian dengan fokus di Indonesia dan Amerika

Ketiga, peningkatan industri pertahanan di lima negara AseanKeempat, penanggulangan bencana dan bantuan kemanusiaan yang dipusatkan di Vietnam dan ChinaTerakhir, program kerja tiga tahunan Menhan se-Asean.

"Kita menerima kerjasama dengan ADMM plus delapan (negara) termasuk di dalamnya Amerika, Rusia, Tiongkok, Jepang, Korea, India, Australia dan Selandia baru," kata Purnomo.

Pertemuan Menhan se-Asean itu juga sepakat untuk kembali menggelar latihan bersama antarnegara Asean guna penanganan bencana oleh militer"Jadi kalau ada bencana, yang pertama masuk militer dulu, namanya civil military cooperation atau kerja sama tentara dan sipil yang pernah dilakukan di Manado," kata Purnomo.(afz/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Weiss: Taurat Larang Pembentukan Negara Israel


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler