Asian Games 2018 Pupuk Nasionalisme Masyarakat

Senin, 03 September 2018 – 12:49 WIB
Fireworks mewarnai penutupan Asian Games 2018 di GBK Jakarta, Minggu (2/9) malam. Foto: Bay Ismoyo/AFP

jpnn.com, JAKARTA - Praktisi hukum Suhardi Somomoeljono menilai Asian Games 2018 berjalan dengan luar biasa.

Menurut dia, Presiden Joko Widodo, segenap unsur pemerintah, dan Inasgoc benar-benar mampu memompa semangat para atlet dan masyarakat Indonesia sehingga hajatan itu terasa sangat istimewa.

BACA JUGA: Kok Bisa ya Bonus Cair Sebelum Asian Games 2018 Ditutup?

“Apa yang dilakukan Presiden Jokowi sama seperti Presiden Soekarno tahun 1962,” ujar Suhardi, Senin (3/9).

Menurut Suhardi, memompa semangat para atlet dalam rangka meraih prestasi emas di Asian Games 2018 adalah salah satu bentuk cara memupuk rasa nasionalisme.

BACA JUGA: Tak Dapat Medali Tetap Dikasih Bonus, Rp 20 Juta Saja ya

Selain itu, momentum berpelukan Presiden Jokowi dan calon presiden Prabowo Subianto saat menyaksikan final cabang pencak silat menjadikan Asian Games 2018 lebih istimewa.

“Momentum itu sangat indah tanpa rekayasa politik. Masyarakat dapat belajar bagaimana kedua kandidat capres mampu menunjukkan sikap sebagai negarawan.  Itu sangat bagus untuk pendidikan politik masyarakat Indonesia dan masyarakat dunia tentunya,” tutur Suhardi.

BACA JUGA: Banyuwangi Hadiahkan Liburan Buat Peraih Medali Asian Games

Suhardi pun mengapresiasi kinerja seluruh pihak terkait seperti Polri, TNI, BNPT, dan BIN sehingga Asian Games 2018 berjalan lancar. (jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Peraih Bonus Asian Games Terbanyak Kedua Itu Tersipu Malu


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler