Asyik, Jutaan Karyawan Kontrak Bakal Punya Rumah Lewat KPR Subsidi BTN

Rabu, 21 April 2021 – 20:24 WIB
Ilustrai perumahan. Foto dok BTN

jpnn.com, JAKARTA - PT Bank Tabungan Negara (BTN) Tbk kembali menjalin kemitraan untuk penyaluran pembiayaan perumahan dengan menggandeng Asosiasi Bisnis Alih Daya Indonesia (ABADI).

ABADI merupakan sebuah perkumpulan beranggotakan perusahaan-perusahaan yang bergerak di bidang outsourcing atau karyawan kontrak.

BACA JUGA: Kantor Cabang BTN di Bogor Gelar Akad Massal untuk 600 Rumah

Melalui kemitraan tersebut, sekitar satu juta pekerja alih daya nantinya bisa memiliki rumah dengan skema kredit yang murah dan mudah.

Direktur Consumer & Commercial Lending Bank BTN Hirwandi Gafar mengatakan perseroan terus berfokus melakukan inovasi dan kemitraan agar makin banyak masyarakat Indonesia bisa memiliki rumah, termasuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

BACA JUGA: Unfollow Akun Instagram Amanda Manopo, Istri Arya Saloka Diserang Warganet

“Kami memahami betapa sulitnya para karyawan kontrak untuk memiliki rumah dengan fasilitas KPR di perbankan. Karena itu, melalui kerja sama ini, kami berupaya memberikan fasilitas KPR dengan skema mudah dan murah bagi sekitar satu juta karyawan kontrak di Indonesia,” ujar Hirwandi di Jakarta, Rabu (21/4).

Dengan terjalinnya kerja sama tersebut, para karyawan outsourcing yang tergabung di ABADI bisa mengakses KPR Subsidi Bank BTN.

BACA JUGA: Hadir dengan Tampilan Baru, Mylifeguard.id Siap Lindungi Generasi Milenial

Beberapa produk yang dapat dimanfaatkan yakni KPR Fasilitas Pembiayaan Perumahan (FLPP) BTN dan KPR Bantuan Pembiayaan Perumahan Berbasis Tabungan (BP2BT).

Untuk KPR FLPP, fasilitas yang bisa dinikmati yakni uang muka mulai 1 persen, jangka waktu kredit hingga 20 tahun, subsidi bantuan uang muka senilai Rp4 juta, suku bunga mulai 5 persen.

Untuk KPR BP2BT, tenaga alih daya bisa memperoleh dana bantuan uang muka hingga Rp40 juta dengan suku bunga mulai 10 persen.

Berbagai fasilitas KPR Subsidi tersebut dapat dinikmati oleh karyawan outsourcing dengan penghasilan maksimal 8 juta.

Kemudian, untuk harga rumah yang dapat dimiliki yakni senilai maksimal Rp168 juta.

“Dengan skema tersebut, para karyawan outsourcing bisa memiliki rumah dengan cicilan berkisar Rp1 juta – Rp1,5 juta,” terang Hirwandi.

Selain KPR Subsidi, lewat kemitraan ini, Bank BTN pun memberikan layanan dan produk keuangan lainnya.

“Kami memiliki beragam produk keuangan sehingga menjadi one stop solution bagi para nasabah dan debitur Bank BTN,” kata Hirwandi.(chi/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... IHT Tertekan, Revisi PP 109 Dinilai Tak Relevan


Redaktur & Reporter : Yessy

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler