Asyiknya Bisnis dengan Suami

Minggu, 29 Juli 2012 – 08:14 WIB
Ussy Sulistiawaty dan Andhika Pratama. Foto: Angger Bondan/dok.JPNN

USSY Sulistiawaty dan Andhika Pratama yang menikah pada 21 Januari 2012 tidak hanya dikenal sebagai pasangan selebriti. Mereka juga berpartner dalam bisnis.
--
Meski memiliki latar belakang karir dunia hiburan yang berbeda, belakangan Ussy-Andhika menjadi pasangan duet. Selain itu, sejak tahun lalu mereka menekuni bisnis sepatu. Mereka mendesain serta memproduksi sepatu sendiri. Satu gerai sudah dibuka di sebuah mal di Jakarta.

Bisa dibilang Ussy dan Dhika sudah berbisnis sejak mereka masih berpacaran. Mereka berpacaran selama lima tahun. Sebelum menikah, mereka memulai bisnis bersama dengan menjadi teman duet. Keduanya menyanyikan beberapa single. Antara lain, Kupilih Hatimu, Tentang Cinta, dan yang terbaru Percayalah. Untuk single terakhir, baru pada Selasa lalu (24/7) keduanya melakukan pengambilan gambar. Dhika-lah yang menjadi sutradara klip video itu. 

Karena memulai kerja sama bisnis sejak masih berpacaran, ketika sudah menikah, kepercayaan yang terjalin di antara mereka berdua semakin kuat. Biar bagaimanapun, kepercayaan menjadi modal utama dalam hubungan bisnis itu.

Sebagai partner dalam pekerjaan, terlebih lagi sebagai pasangan suami istri, Ussy yang ditemui di XXI Plaza Senayan kemarin (28/7) setelah nonton bareng film What to Expect When You"re Expecting itu menyatakan bahwa kelebihannya memiliki suami sekaligus partner kerja adalah lebih mudah percaya. ”Kami percaya satu sama lain. Nggak ada gap karena kami juga bukan orang lain,” terang dia.

Adakalanya dalam berbisnis seseorang harus jeli mencermati karakter orang yang akan dijadikan partner, bisakah orang itu dipercaya. Kalau dengan suami sendiri, kekhawatiran tentang itu sudah tidak ada lagi. Mereka hanya perlu saling mengerti. ”Kalau suami yang lagi nggak pengertian, ya istrinya yang harus mengerti. Begitu juga sebaliknya,” ucapnya.

Bukan berarti hubungan seperti itu tidak memiliki kekurangan. Justru karena mereka suami istri, kadang hubungan bisnis terkontaminasi. ”Nah, itu dia. Jadi suka terpengaruh. Suka kebawa saat kami sedang ngurusin bisnis, tapi akhirnya lama-lama belajar. Jadi, kalau di luar rumah, kami partner (kerja),” tutur dia.

Ussy dan Dhika akhirnya mampu menempatkan diri. Misalnya ketika mereka harus menyanyi di panggung, sementara tengah ada perbedaan pendapat soal urusan rumah di antara keduanya.

”Kalau lagi berantem, terus harus nyanyi, kalau belum belajar kan bisa kebawa tuh ke panggung. Kami nggak. Di panggung tetap mesra sebagai pasangan duet. Habis turun panggung, cemberut lagi,” ucapnya, lantas tertawa.

Ketika memulai bisnis sepatu dengan merek Ussy pun, pasangan itu memulainya dengan tidak main-main. Keduanya sampai datang ke pabrik sepatu untuk belajar soal sol dan hak. Sebenarnya, dulu mereka sempat memiliki ide untuk bisnis tempat refleksi, restoran, dan salon. ”Tapi, akhirnya yang berpeluang adalah bisnis sepatu,” ujar dia. (jan/c11/ayi)
BACA ARTIKEL LAINNYA... Ingin Ditonton Satu Miliar Kali


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler