Awas!! Cyber Crime Modus Ini Paling Marak di Indonesia

Minggu, 20 Desember 2015 – 16:54 WIB
Ilustrasi. Foto : dok jpnn

jpnn.com - JAKARTA - Berbagai macam modus kejahatan di dunia maya sekarang kian menjadi-jadi. Di antaranya dengan membajak akun email pribadi seseorang untuk menyedot seluruh data pribadi korban. Modus ini dinamakan email fraud.

Menurut Wakil Direktur Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Bareskrim Polri, Kombes Agung Setya, modus ini dinamakan email fraud.Sementara yang menjadi sasaran biasanya adalah para pengusaha.

BACA JUGA: Aplikasi Incloud dari Indosat Ooredoo, Sambut Libur Akhir Tahun

"Kongkretnya, pelaku menghi-jack (bajak) email si korban dan meminta untuk mengalihkan transfer ke rekening pelaku tanpa disadari oleh korban," kata Agung dalam acara Gathering Jurnalis Trunojoyo di Bogor, Jawa Barat, Sabtu (19/12).

Agung menjelaskan, kejahatan cyber dengan modus email fraud ini tercatat paling sering terjadi di Indonesia tahun 2015, meningkat dibanding tahun sebelumnya.

BACA JUGA: Google Doodle Hari Ini Rayakan Hidup dan Karya Ludwig van Beethoven

Pada tahun 2012, kejahatan siber jenis ini tercatat hanya 15 laporan. Tahun 2013, laporan meningkat menjadi 26 laporan. Jumlah laporan kejahatan jenis ini lalu melonjak tajam pada tahun 2014 menjadi 111 laporan. Adapun, tahun 2015 hingga bulan Oktober, laporan kembali melonjak tajam menjadi 208 laporan.

"Perlu diketahui, modus semacam ini yang paling banyak dilaporkan korbannya ke Subdit Cyber Crime. Tidak mudah memang, karena teknologi semakin berkembang dan modus kejahatan cyber juga makin berkembang," ujar Agung.

BACA JUGA: Inilah Tiga Kata Kunci Terpopuler 2015 di Google

Dengan makin meningkatnya angka kejahatan cyber ini, Agung mengimbau kepada para pengusaha untuk waspada melakukan perjanjian transaksi lewat email.

"Pelaku bisnis mesti melihat betul-betul apakah email balasan dari rekan bisnis benar-benar otentik atau tidak. Dianjurkan juga, setiap aktivitas email yang menyangkut pembahasan transaksi keuangan dilakukan di komputer, jangan menggunakan handphone. Karena di handphone ini kan, huruf dan pilihan menu di email kecil dan kurang terlihat," tambah anak buah Komjen Pol Anang Iskandar ini. (elf/JPG)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Lihat Nih, Panser "Badak" Buatan Pindad Siap Tempur


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler