AWS Perkenalkan Solusi Cloud di Indonesia Industry Solution Day 2023.

Kamis, 09 Maret 2023 – 23:29 WIB
Shweta Jain, AWS APAC Head of Business Development, Media and Entertainment memberikan penjelasan soal solusi cloud. Foto dok. AWS

jpnn.com, JAKARTA - Amazon Web Services (AWS) menggelar ajang Indonesia Industry Solution Day 2023.

Ajang ini menampilkan beragam solusi dan layanan IT Cloud yang bisa membantu bisnis untuk berinovasi, menerapkan efisiensi, mengoptimalkan biaya, dengan menyoroti tren dalam 4 sektor industri yakni FSI (Industri Jasa Keuangan), Layanan Kesehatan, Media dan Hiburan.

BACA JUGA: Mantan Warek Unitomo Jadi Ketua Stikosa AWS, Siapa Dia?

"Juga manufaktur dan ritel, dan menunjukkan kepada audiens bagaimana teknologi berdampak pada keempat sektor industri ini termasuk dalam perjalanan mereka menuju Industri 4.0," kata Shweta Jain, AWS APAC Head of Business Development, Media and Entertainment di tengah ajang Indonesia Industry Solution Day 2023, Kamis (9/3).

Dia menjelaskan konsumsi video telah berubah secara radikal selama dua tahun terakhir setelah orang menemukan kenyamanan dari koneksi melalui video online selama pandemi. Popularitas layanan streaming video terus meningkat dengan lebih dari 400 juta orang kini menggunakan layanan streaming video over-the-top (OTT) di wilayah tersebut. 

BACA JUGA: Kemnaker – AWS Kerja Sama Pelatihan Cloud Computing Bagi 400 Instruktur BLK

Netflix kini memiliki 230 juta subscriber dan tercatat sebagai pertumbuhan tertinggi di wilayah APAC.

Sementara, Disney berhasil  melampaui pencapaian 100 juta pelanggan dalam 16 bulan setelah peluncurannya. 

BACA JUGA: Tangani PT AWS, Jamin Tak Ada Intervensi

Shweta Jain mengatakan bahwa seiring dengan melonjaknya pertumbuhan konsumsi OTT, permintaan konsumen akan layanan terpersonalisasi.

Dia mendorong organisasi bisnis untuk mencari cara baru guna menghadirkan pengalaman video interaktif yang lebih kaya. 

Video interaktif memungkinkan pertukaran dua arah dengan pemirsa melalui penawaran seperti tampilan properti 360, obrolan pengguna langsung, dan sistem peringkat.

Shweta mengatakan saat ini pelanggan media dan hiburan tengah menghadapi transformasi yang terjadi di seluruh industri. Banyak perusahaan menanggapinya dengan merumuskan kembali cara mereka membuat konten, mengoptimalkan rantai pasokan media, dan bersaing mendapatkan perhatian audiens di seluruh platform streaming, siaran, dan direct to consumer (D2C) atau langsung ke konsumen,” ungkap Shweta.

AWS menghadirkan pengalaman selama 15 tahun dalam mendukung transformasi untuk pelanggan terkemuka dari industri media dan hiburan, seperti Comcast, Discovery Inc., Disney, FORMULA 1, FOX, HBO Max, Hulu, Method Studios, MGM, The National Football League, Netflix, Nikkei, Peacock, Sky, TF1, Untold Studios, ViacomCBS, dan Weta Digital. 

Untuk membantu para pelaku industri media dan hiburan di Indonesia menyajikan konten video interaktif yang kaya dan menarik dengan latensi lebih rendah. AWS telah menghadirkan Points of Presence (PoPs) Amazon Interactive Video Service (Amazon IVS) di Jakarta.

“Amazon IVS adalah layanan terkelola penuh yang memudahkan penyiapan streaming video langsung dan interaktif pada aplikasi web atau seluler hanya dalam beberapa menit,” kata Shweta.

Amazon IVS mampu menyajikan video streaming langsung berkualitas tinggi kepada pemirsa di seluruh dunia dengan latensi kurang dari tiga detik (dibandingkan dengan 20-30 detik pada streaming konvensional), sehingga pelanggan tidak perlu lagi mengorbankan kualitas layanan untuk menghadirkan interaktivitas.

“Dengan AWS, pelanggan dapat memilih alat dan mitra yang tepat untuk memenuhi beban kerja mereka guna mempercepat peluncuran produksi, dan mencapai time to value yang lebih baik,” pungkas Shweta. (esy/jpnn) 


Redaktur : M. Adil Syarif
Reporter : Mesyia Muhammad

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler