Ayo Jangan Takut, Teroris Pasti Pengecut!

Kamis, 25 Mei 2017 – 11:19 WIB
Anggota Komisi I DPR dari PDI Perjuangan Charles Honoris. Foto: dokumen JPNN.Com

jpnn.com, JAKARTA - Anggota Komisi I DPR Charles Honoris meyakini Polri bisa segera mengungkap pelaku bom di Kampung Melayu, Jakarta Timur yang menewaskan tiga orang polisi. Politikus PDI Perjuangan itu mengatakan, intelijen dan Polri pasti bergerak cekatan untuk mencari informasi tentang pelakunya.

"Saya memiliki keyakinan bahwa aparat kepolisian dan intelijen dapat bekerja secara efektif dalam membongkar dan memberantas jaringan teror ini," ujar Charles, Kamis (25/5).

BACA JUGA: Bom Kampung Melayu; Ledakan yang Bikin Bumi Seperti Berguncang

Menurutnya, pelaku teror bom pasti keji dan biadab. Charles bahkan menyebut teroris sebagai pengecut.

Lebih lanjut politikus muda PDIP itu menambahkan, terorisme merupakan masalah dunia. Indonesia pun menjadi korban terorisme.

BACA JUGA: Ledakan Bom di Kampung Melayu, Mbah Mijan: Harus Ruwatan Nasional

Pelaku teror, sambungnya, ingin menebar rasa ketakutan dan kecemasan publik. "Mereka juga ingin merendahkan wibawa pemerintah sehingga timbul kekacauan di tengah masyarakat. Rakyat tidak boleh terpancing dan tidak perlu takut," tegasnya.

Karenanya Charles juga mengingatkan pemerintah untuk bisa memberikan rasa aman dengan menempatkan aparat kepolisian di titik-titik keramaian dan instalasi-instalasi srategis. 

BACA JUGA: Ikut Berbelasungkawa, Anies Kutuk Bom Kampung Melayu

Selain itu, katanya, pemerintah harus menindak tegas dan memerangi penyebaran kebencian dan aksi-aksi intoleran termasuk yang dilakukan melalui media sosial. 

"Karena, intoleransi adalah benih dari radikalisme. Ini adalah momentum bagi rakyat untuk bersatu bersama-sama dengan pemerintah memerangi segala aksi teror dan radikalisme di tanah air," pungkas dia.(fat/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Bom Kampung Melayu, Presiden Jokowi: Ini Sudah Keterlaluan!


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler