Azis Syamsuddin Apresiasi Nota Protes Kemenlu Terkait Pembakaran Alquran

Jumat, 04 September 2020 – 19:51 WIB
Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin. Foto: JPNN

jpnn.com, JAKARTA - Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin mengapresiasi respons Menteri Luar Negeri Retno Marsudi yang mengecam keras aksi pembakaran dan perobekan kitab suci Alquran di Swedia dan Denmark.

Termasuk juga kecaman Bu Menlu atas publikasi kembali kartun Nabi Muhammad oleh tabloid Charlie Hebdo di Prancis.

BACA JUGA: Azis Syamsuddin Mengutuk Keras Aksi Penyerangan dan Pembakaran Mapolsek Ciracas

"Ini merupakan suatu hal yang umum dipahami bahwa Alquran dan Nabi Muhammad adalah dua hal yang sangat sakral bagi kaum Muslimin," kata Azis Syamsuddin dalam keterangan resmi, Jumat (4/9) 

"Sehingga tindakan yang dilakukan oleh oknum masyarakat di Swedia dan Denmark, serta tabloid Charlie Hebdo di Prancis, tidak bisa diartikan lain selain sebuah provokasi berbahaya yang bisa saja mengancam situasi keamanan dunia."

BACA JUGA: Janda Tebar Pesona, Ada yang Cemburu, Dilampiaskan di Kebun Sawit

Azis menilai bahwa dunia saat ini sedang dilanda bencana pandemi Covid-19 yang berdampak pada hampir semua sektor kehidupan umat manusia.

Dalam kondisi seperti itu, lanjutnya dunia membutuhkan situasi yang kondusif dan kerja sama serta gotong royong.

BACA JUGA: Polri Waspadai Dampak Aksi Pembakaran Al Quran

Bukan justru melakukan hal-hal yang menimbulkan provokasi, yang dapat melahirkan situasi tidak kondusif dan bahkan konflik dalam skala besar.

"Saya mengimbau masyarakat khususnya di tanah air tidak terpancing dengan tindakan provokatif yang dilakukan sejumlah oknum tidak bertanggung jawab di Swedia, Denmark dan Prancis," seru Azis.

Apalagi, tambahnya, pemerintah RI melalui Kemenlu sudah melayangkan kecaman dan protes terhadap aksi tersebut.

"Kita percaya, Pemerintah Negara Swedia, Denmark dan Prancis dapat segera menjalankan proses hukum yang berlaku di negara tersebut terhadap para pelaku," kata politikus Partai Golkar ini. (boy/jpnn)


Redaktur & Reporter : Boy

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler